Lombok Post
Selong

Pendakian Rinjani Dibuka

rinjani
DIBUKA KEMBALI: Suasana pendakian di area Pelawangan Sembalun, Taman Nasional Gunung Rinjani beberapa waktu lalu. Kini pendakian Rinjani telah dibuka namun hanya sampai pelawangan.

SELONG – Pendakian Gunung Rinjani akhirnya kembali dibuka Jumat (2/12) lalu. Setelah sempat ditutup satu bulan lebih akibat erupsi Gunung Baru Jari 27 September silam. Setelah dibuka, dalam waktu dekat pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan menggelar clean up. Untuk membersihkan sampah dan membawa turun yang ada di atas Gunung Rinjani.

a�?Ya, pendakian sudah dibuka. Rencananya tanggal 10-11 mendatang kami akan melakukan clean up bersama sejumlah pihak,a�? kata Kepala Balai TNGR Agus Budi Santoso kepada Lombok Post.

Akan ada sekitar 517 orang A�yang bakal A�terlibat dari berbagai unur seperti TNI, Polri, Basarnas, Pemda, kelompok pecinta alam, porter dan lainnya.

a�?Kalau kami TNGR sebanya 30 orang,a�? cetus Agus.

A�Aksi clean up ini sekaligus untuk menjawab pemberitaan terkait kondisi Rinjani yang dihiasi tumpukan sampah. A�Dijelaskan Agus, pendakian Rinjani memang telah dibuka. Namun ada beberapa ketentuan bagi para pendaki yang ingin naik ke Rinjani. Ini dilakukan pihak TNGR berdasarkan surat Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM 28 Nopember.

A�a�?Untuk pendakian Senaru hanya boleh sampai Pelawangan Senaru. Sedangkan untuk jalur pendakian Sembalun juga hanya boleh sampai jalur pendakian Sembalun,a�? terangnya.

Sedangkan untuk jalur pendakian Aik Berik, aktivitas pendakian hanya diperbolehkan sampai Pelawangan Batu Belah. Begitu halnya dengan pendakian Timba Nuh, pendakian hanya diperbolehkan sampai Pelawangan Timba Nuh.

a�?Pendaki dilarang untuk beraktivitas di area sekitar lokasi Danau Segara Anak. Tidak diperkenankan juga untuk mendaki hingga puncak Rinjani,a�? tegasnya.

Dengan ketentuan ini, pihak TNGR tidak mau mengambil risiko. Sebelum meberikan izin pendakian, para pendaki harus menandatangani surat pernyataan untuk mengikuti prosedur pendakian.A� Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Mengingat, belum lama ini salah seorang pendaki asal Malaysia yang nekat menerobos pendakian Rinjani tewas di pemandian Aik Kalak tak jauh dari lokasi Segara Anak.

Dibukanya jalur pendakian Rinjani saat ini dinilai para pelaku jasa trekking organizer di wilayah Sembalun tidak terlalu berdampak signifikan terhadap jumlah pendaki. a�?Karena saat ini kan cuacanya sedang musim hujan. Jadi jumlah pendakian nggak terlalu banyak,a�? ungkap Rosidin Sembahulun.

Apalagi, Rosidin menuturkan hampir tiga hari berturut-turut hujan deras mengguyur wilayah Sembalun sejak pagi hingga petang. Sehingga, meski dibuka kunjungan Rinjani beberapa hari terakhir belum ada peningkatan yang signifikan. (ton/r2)

Berita Lainnya

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

ADBMI Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost