Giri Menang

Kok seperti Macan Ompong?

Kasatpol PP Lobar BQ Yeni S Ekawati

GIRI MENANGA�– Sejumlah kepala desa di Lombok Barat kompak melayangkan kritik terhadap lemahnya pengawasan Satpol PP Lobar terkait peredaran minumal beralkohol (Minol).

Para kades yang hadir pada acara sosialisasi Tatib DPRD Lobar tentang perubahan OPD tersebut menilai, pengawasan Satpol PP terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2015 itu sangat kendor.

Seperti yang disampaikan oleh Kades Jeringo Sahril. Menurutnya, impelementasi Perda itu sejauh ini belum maksimal. Peredaran miras di tengah masyarakat masih tinggi. Hampir tidak ada perubahan sama sekali.

“Buktinya, banyaknya warga Jeringo menjadi korban kecelakaan di jalan akibat mengkonsumsi minol,a�? kiritiknya.

Kades Bengkaung H Junaidi pun tak mau ketinggalan melayangkan kritikan terhadap penegak perda tersebut. Ia mengatakan peredaran miras di tengah masyarakat harus segera dicarikan solusi yang tepat.

Tidak hanya sebatas wacana atau pun tulisan. Menurut Junaidi persoalan miras tidak bisa disepelakan. Karena menjadi salah satu pemicu tindakan yang berujung kriminalitas. “Kami berharap ini menjadi perhatian serius pihak terkait kedepan,a�? pintanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Pol PP Lobar Baiq Yeni S Ekawati mengatakan soal penegakan Perda miras masih dalam tahapan sosialisasi. Lagi pula, pihaknya juga belum bisa gerasak-gerusuk melakukan penertiban tanpa Perbup yang memperkuat.

Saya tidak mau saling menyalahkan, ini masih tahapan sosialisasi. Sambil sosialisasi juga turun melakukan penertiban,a�? jelasnya.

Menurutnya jangan hanya menyalahkan Satpol PP, sebab sosialisasi belum maksimal dilakukan SKPD terkait dalam hal ini Disperindag. Sejauh ini pengawasan intens tetap dilakukan sembari sosialisasi kepada masyarakat. “Kita tetap koordinasi dengan Disperindag,a�? kata Yeni.

Yeni mengaku, Perda minol tersebut masih terkendala belum adanya Perbup sebagai turunan. Jika saja Perbup sudah ada pihaknya bisa lebih leluasa melakukan pengawasan. “Kalau sudah ada (Perbup) gampang,a�? tandasnya. (zen/r5)

Related posts

Masiah Diduga Menikah, Ahmadi Berangkat Ilegal

Redaksi Lombok post

Gula dan Bawang Naik Lima Ribu

Redaksi Lombok post

Bibit Sapi Sumbawa Belum Boleh Masuk Lobar

Redaksi Lombok post