Lombok Post
Bima - Dompu Headline

Satu Rumah Dibakar

DIBAKAR: Satu unit rumah milik warga Desa Konte dibakar sekelompok warga yang diduga dari Desa Soro Barat, kemarin(8/12).

DOMPU – Bentrok antar kampung kembali terjadi di Kecamatan Kempo, Rabu (7/12) sore. Kali ini antara warga Desa Soro Barat dan Desa Konte.Akibat bentrok tersebut satu unit rumah warga Dusun Doro Maria, Desa Konte diduga dibakar warga Soro. Insiden itu diduga buntut perkelahian antara pemuda Desa Soro Barat dan Desa Konte, Agus dan Ansyar.

A�Agus, pemuda asal Soro Barat harus menjalani perawatan di Puskesmas Kempo. Dia menderita luka bacok di bagian tangan, luka sobek di kepala dan luka gores di punggung.

Begitu juga dengan Ansyar,A� asal Desa Konte menderita luka bacok di bagian telapak tangan, luka robek di punggung dan pinggang. Ansyar diduga telah melarikan diri.

Kapolsek Kempo IPTU Suhatta membenarkan adanya bentrok antara warga kedua kampung tersebut. Hanya saja, kata dia, tidak berlangsung lama karena polisi cepat turun ke lokasi.

“Saat ini situasi kedua kampung sudah kondusif. Polisi masih berjaga-jaga di perbatasan dua desa,” terang Suhatta pada Radar Dompu (Lombok Post Group), kemarin(8/12).

A�Perkelahian antara dua pemuda tersebut diduga karena masalah asmara.A� Ansyar pacaran dengan adik perempuan Agus. ”Selama pacaran, Ansyar kerap jahil dan berulah membuat adik perempuan Agus sakit hati,” terangnya.

Mendapat laporan dari adik perempuannya, Agus mendatangi Ansyar di kediamannya di Desa Konte. Namun, mereka tidak pernah bertemu.

Dua hari kemudian, Rabu (7/12) sore, Agus kembali mencari Ansyar di rumahnya. Keduanya terlibat cekcok hingga terjadi perkelahian.

Melihat kedua pemuda berkelahi, sejumlah warga setempat melerai. Saat itu, Agus dilarikan ke puskesmas, sedangkan Ansyar melarikan diri dengan luka di tangan dan punggungnya.

A�Tidak lama kemudian, sekelompok warga Desa Soro Barat tiba-tiba menyerang warga Desa Konte. Hingga terjadi pembakaran rumah milik Ansyar.

“Mendengar insiden itu bersama anggota langsung turun ke TKP, melakuka pengamanan,” jelasnya.

Dia mengaku, sebelum insiden itu tidak ada laporan yang masuk. Meski demikian, pihaknya tetap mengambil tindakan hukum terhadap para pelaku. Saat ini pihaknya sedang mencari oknum Ansyar.

Begitu juga dengan kasus pembakaran rumah, saat ini masih melakukan olah TKP. Polisi masih mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

“Kasus ini akan kita usut sampai tuntas,” pungkasnya. (jw/r4)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost