Lombok Post
Kriminal

Advokat Harus Tingkatkan Kualitas

ADVOKAT: Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Peradi Dr Luhut Pangaribuan saat memberikan sambutan saat penandatanganan MoU kerjasama pelaksanaan pendidikan khusus advokat, di Fakultas Hukum, Universitas Mataram, kemarin (14/12)

MATARAM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Mataram menjalin kerjasama dengan Fakultas Hukum Uniersitas Mataram (Unram). Dalam kerjasama tersebut, diharapkan mampu melahirkan advokat-advokat bermutu. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Peradi, Luhut Pangaribuan mengatakan, tantangan advokat dewasa ini semakin berat.

Tantangan internal, misalnya berkaitan dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penegak hukum. Dimana 85 persen masyarakat tidak puas dengan kinerja penegak hukum termasuk para advokat.

Sedangkan dari eksternal, advokat dihadapkan pada pasar bebas ASEAN yang saja terkait ekonomi, tetapi juga hukum. Artinya advokat asing, boleh masuk dan membuka praktek di Indonesia.

a�?Dengan kata lain, advokat lokal bisa jadi tidak dicari lagi,a�? kata Luhut dalam penandatanganan MoU kerjasama pelaksanaan pendidikan khusus advokat antara DPC Peradi Mataram dengan FH Unram dan pelaksanaan pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) Peradi tahun 2016 kemarin (14/12).

Karena itu, Luhut meminta advokat untuk meningkatkan kualitasnya. Bagaimana memperbaiki cara berpikir, komunikasi, hingga manajemen kasus.

a�?Kita didik advokat, jangan hanya jago lokal saja, tapi harus global. Kita juga harus bisa masuk ke pasar luar negeri,a�? ujarnya.

Guna mencapai hal tersebut, Luhut meminta PKPA dilaksanakan dengan serius. Bukan sekadar seremonial biasa. Sehingga nanti bisa menghasilkan advokat A�berkualitas internasional.

Selain itu, lanjut dia, kerjasama dengan universitas dimaksudkan untuk menghasilkan advokat yang bermutu. Agar advokat mempunyai pemahaman utuh mengenai akademis teoritis dan praktisnya.

a�?Ini langkah yang baik, sungguh serius untuk bisa melahirkan advokat yang andal, bukan yang abal-abal,a�? tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Tujuh Warga Jadi Tersangka

Redaksi LombokPost

Kades Sukamulia Buronan Polisi

Redaksi LombokPost

Polres Loteng “Ganyang” Pedagang Miras

Redaksi LombokPost

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

Kapolres Imbau Masyarakat Menahan Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik LHK Lakukan Langkah Konfrontir

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

PPK Masuk Bui, Rekanan Tak Kunjung Diadili

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost