Lombok Post
Headline Sportivo

AFC Adakan Kursus Kepelatihan Futsal Level II

BERIKAN PEMAPARAN : Instruktur pelatih dari AFC Chiew Chun Yong memberikan pemaparan teori kepada para pelatih klub profesional yang mengikuti lisensi kepelatihan level II di Hotel Nutana, Mataram, kemarin (14/12).

MATARAMA�– Pelatih yang menukangi klub futsal profesional di Indonesia kebanyakan mengantongi lisensi kepelatihan level I. Untuk itu, A�Asosiasi Futsal Championship (AFC) mengadakan kursus kepelatihan lisensi level II kepada para pelatih di Nutana Hotel, Mataram, kemarin (14/12).

Instruktur Kursus kepelatihan lisensi level II itu diisi perwakilan dari AFC asal Malaysia Chiew Chun Yong.A� Ditambah dua asisten instruktur kursus kepelatihan dari Jakarta Efroim Feerdinand Bawole dan Andri Irawan.

Instruktur kepelatihan Lisensi II A�Chiew Chun Yong mengatakan, kursus kepelatihan ini merupakan syarat untuk mendapatkan lisensi kepelatihan level II. Setiap pelatih futsal yang sudah memiliki lisensi kepelatihan Level I bisa mengikuti kursus kepelatihan tersebut. a�?Kita berikan mereka pemahaman langsung,a�? kata pria asal Negeri Jiran, Malaysia itu.

Chiew menerangkan, pelaksanaan kursus kepelatihan itu dilaksanakan hingga 20 Desember mendatang. Materi yang diberikan berupa teori dan praktik. a�?Kalau pagi kita berikan teori dan pukul 14.00 Wita, mereka langsung mempraktikkannya di lapangan,a�? jelasnya.

Sementara, asisten instruktur AFC Andri Irawan menjelaskan, kegiatan ini memberikan peningkatan SDM terhadap pelatih futsal di Indonesia. Karena sejauh ini, para pelatih yang melatih klub profesional di Indonesia baru memiliki lisensi kepelatihan level I.

Kegiatan itu diikuti oleh 19 pelatih klub profesional di Indonesia. Diantaranya, Mario Silitonga (Electric PLN Jakarta), Israqul Issa (Antam FC), Dadang Iskandar (IPC Pelindo), Wahyu Trianto (Mataram FC), Sayan Karmadi (Black Stell), Deny Handoyo (Vamos), Bonsu Hasibuan, Arif Kurniawan (Permata Pinky), Eko M Purbo (Bintang Timur Surabaya), Yolla Hendri S (Giga FC), Hendra Nazir, (Netic), Wahyudin, Nurfitranto (Cosmir UNJ), Panca Fauzi (Biangbola), M Triyoga, A Syaibani (Jaya Kencana Angel), Andre Picessa, Doni Zola (BJL 2000), dan Ade Lesmana.

Tujuan kursus ini untuk menciptakan kapabilitas dan kemampuan pelatih agar lebih bagus lagi. Karena pada kursus ini mereka mendapatkan teori dan praktik langsung di lapangan. Sementara pada level I mereka hanya mendapatkan teori saja. a�?Semua praktiknya itu akan dilihat langsung oleh tim instruktur,a�? jelasnya.

Andri menjelaskan, jika semua pelatih sudah mengantongi lisensi level II itu, mereka bisa digunakan di 57 negara di dunia. Karena, lisensi ini sudah terhubung langsung dengan pihak AFC. a�?Kegiatan seperti ini baru pertama kali ada di Indonesia,a�? ujarnya.

Sementara itu, mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia Dadang Iskandar mengaku sangat beruntung bisa mengikuti kursus tersebut. Karena selama ini, pelatih kesulitan mendapatkan lisensi level II. a�?Lisensi level ini bisa meningkatkan kemampuan pelatih agar klub profesional di Indonesia lebih berkembang,a�? harapnya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Dompet PNS Makin Tebal, Pemkot Siapkan Rp 363 Miliar

Redaksi Lombok Post

Gubernur Blusukan di Kampus-kampus Polandia

Redaksi Lombok Post

NTB EXPO Resmi Dibuka Wagub

Redaksi Lombok Post

Honorer Setara PNS Akan Bertahap

Redaksi Lombok Post