Lombok Post
Metropolis

Duh, Pemkot Kemalingan

lampu
HILANG: Inilah salah satu kotak lampu hias di depan Masjid IC yang rusak dan lampunya dicuri, kemarin(14/12).

MATARAM – Ini bukti kalau pencuri tak kenal waktu dan tempat kala beraksi. Tepat di depan Masjid Islamic Center (IC) Hubbul Wathan enam buah lampu penerang jalan dan penghias taman milik Pemkot Mataram digondol maling.

Neon box yang membungkus lampu tersebut dicongkel paksa hinga rusak. a�?Malam minggu kemarin(14/12). masih utuh,a�? kata Kabid RTH, Dinas Pertamanan Kota Mataram Nanang Edward, kemarin(14/12).

Namun saat ini, lampu yang biasanya menghiasi kawasan sekitar tak lagi bersinar. Informasi yang diperoleh dari Satpam BI, lokasi terdekat dari tempat kejadian, dua orang tampak melakukan pembongkaran saat malam hari. Namun saat itu si penjaga BI tak menaruh curiga karena menganggap mereka petugas pertamanan.

Para pencuri juga tak tampak terganggu dengan adanya petugas keamanan di dekat mereka. Sejumlah kendaraan yang masih berlalu-lalang di Jalan Udayana yang memang termasuk jalur ramai, juga tak menyurutkan perbuatan si pencuri.

Keberadaan pos polisi yang hanya berjarak beberapa langkah dari lokasi itu juga tak dihiraukan si pencuri. “Pencurinya benar-benar nekat,a�? kata Nanang.

Laporan pada pihak berwajib sudah dibuat. Mencegah hal serupa kembali terjadi, patroli rencananya makin diintensifkan lagi.

Taksiran awal kerugian mencapai Rp 25 juta karena kerusakan neon box dan lampu LED yang hilang. “Jelas ini dilakukan orang yang memang sudah niat dan mahir kelistrikan,a�? ujarnya.

Kini, sudah beberapa A�malam area tersebut tak lagi mendapat penerangan sempurna. Pertamanan hingga kini belum mengganti lampu yang dicuri.

“Sayang sekali, sudah dibuatkan bagus, sekarang jadi seperti ini,a�? kata Fahmi, seorang warga mengomentari hal itu. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost