Lombok Post
Kriminal

Pekerja Hiburan Malam Positif Narkoba

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) NTB Wahyu Priyono

MATARAM – Badan Narkotika A�Nasional (BNN) NTB melakukan tes urine di dua lokasi berbeda kemarin (14/12). Pertama bagi karyawan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) NTB danA� untukA� para pekerja hiburan malam di kawasan Senggigi, Lombok Barat kemarin (14/12).

Kepala Perwakilan BPK NTB Wahyu Priyono mengatakan, tes urine ini merupakan inisiatifnya. Tujuannya untuk mencegah penggunaan narkoba di lingkungan BPK NTB.

a�?Kami yang meminta, agar BNN melakukan tes urine terhadap seluruh pegawai, satpam hingga CS,a�? kata Priyono.

Sementara itu, Kepala BNN NTB Kombes Pol Sriyanto menyambut baik inisiatif BPK NTB, terkait permintaan pelaksanaan tes urine. Dalam tes urine kemarin, BNN lebih dulu memberikan arahan dan sosialisasi terhadap bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

a�?Iya kami berikan dulu sosialisasi sebagai pengantar,a�? ujarnya.

Secara institusi, kata Sriyanto, pihaknya rutin melakukan tes urine untuk empat kelompok. Antara lain, pemerintah, pelajar, mahasiswa, dan swasta. Mengenai hasil tes urine, Sriyanto enggan membeberkannya.

Usai melakukan pemeriksaan di BPK, sekitar pukul 15.30 Wita, petugas BNN langsung menuju arah Senggigi, Lombok Barat. Disana, petugas menyasar tiga lokasi hiburan malam, yakni Star Cafe, Citra, dan Mekar. Selain itu, petugas juga mendatangi rumah kos di Tanaq Embet, Desa Batulayar.

Kabid Pemberantasan BNNP NTB AKBP Denny Priadi mengatakan, kegiatan ini untuk mengantisipasi peredaran narkoba menjelang pergantian tahun. a�?Tujuannya untuk itu,a�? kata dia.

Dalam pemeriksaan di tiga kafe tersebut, petugas tidak saja melakukan tes urine terhadap pekerja hiburan malam. Pengunjung yang berada di lokasi, ikut diperiksa petugas.

Hanya saja, dalam tes urine di kafe Star, Mekar, dan Citra, hasilnya menyatakan negatif. Tidak terdapat kandungan metamfetamine dalam urine para pekerja malam tersebut.

Namun, ketika pemeriksaan dilakukan di kos di Tanah Embet, tiga penghuni kos positif, berdasarkan hasil tes urine. Tiga orang tersebut, yakni RN, 25 tahun, SP, 29 tahun dan AG, 21 tahun. Dimana, dua diantara mereka merupakan pekerja hiburan malam.

a�?Yang positif diwajibkan untuk melakukan assessment,a�? tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Aksi Penjambret Terhenti Setelah Tiga Jam Beraksi

Redaksi LombokPost

Polda NTB Raih Hassan Wirajuda Award

Redaksi LombokPost

Kabur, Pasien RSJ Selagalas Gantung Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik Siap Gelar Perkara Laporan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Jaksa Tuntut Ringan Terdakwa Tapun

Redaksi LombokPost