Headline Praya

Suhaili : PNS Malas, Mundur Saja!

PRAYAA�– Lagi-lagi, para pejabat dan pegawai SKPD lingkup Pemkab Lombok Tengah (Loteng) berulah. Sebagian mereka enggan menghadiri Istigosah HUT NTB, yang digelar di masjid Agung, Praya. Potret semacam itu, membuat Bupati HM Suhaili FT geram dan mengancam memberikan sanksi.

A�a�?Tolong Pak Sekda, hitung berapa pejabat dan pegawai yang hadir. Lalu, siapa saja yang tidak hadir. Catat,a�? tegas Suhaili, kemarin (16/12).

Permasalahan semacam itu, diakui Suhaili sudah terlalu sering terjadi. Beberapa kali diberikan peringatan dan absensi, namun tetap saja berulah. Sanksi yang disiapkan tak berdampak, karena tetap saja mengulangi perbuatannya. Padahal, makna dari setiap kegiatan yang dilaksanakan Pemkab selama ini adalah, untuk meningkatkan tali silaturahmi.

Yang tidak kalah pentingnya, lanjut Suhaili menyatukan langkah dalam mensukseskan program kerja pembangunan daerah dan pelayanan birokrasi masyarakat. a�?Bukan sekadar formalitas semata,a�? katanya.

Minimnya kehadiran pejabat dan pegawai kali ini, diharapkan tidak terulang kembali. Sebaliknya, jika masih dipertahankan, maka sebaiknya mundur saja sebagai abdi negara. Karena, masih banyak diluar sana yang siap mengabdi.

Ia mengingatkan, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) diangkat atas kemampuan ilmu pengetahuan, ijazah dan seleksi yang dilalui. Begitu berstatus abdi negara, bersangkutan harus mengimbangi hak dan kewajibannya masing-masing. Bukan sebaliknya, hak yang diprioritaskan, lalu kewajiban dinomor duakan.

A�a�?Mudah-mudahan ini terakhir kali, saya mengabsen,a�? katanya.

Mantan Ketua DPRD NTB itu merasa, kalau terlalu sering diabsen, maka tidak ada bedanya para abdi negara tersebut, dengan anak-anak yang sedang bersekolah. Dibimbing, diarahkan, diingatkan dan diberikan sanksi. Kalau sudah seperti itu, maka roda pemerintahan sudah tidak sehat.

A�a�?Senin, besok bila perlu kita kumpulkan siapa saja yang tidak hadir itu,a�? cetus Sekda HM Nursiah, singkat.

Orang nomor satu dijajaran birokrasi Loteng itu pun, memimpin absen pejabat dan pegawai, dibantu Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng HL Herdan. Setiap dinas dan insansi dipanggil, diminta berjalan menuju bupati, lalu dihitung dan dicatat.(dss/r2)

 

Related posts

Gubernur Usulkan Fauzan

Iklan Lombok Post

Sekadar Kasi Rokok

Iklan Lombok Post

Pendaftaran CPNS 2017 Ditutup, Dicari 19 Ribu, Yang Daftar 1,14 Juta

Redaksi Lombok Post