Lombok Post
Headline Sumbawa

Abi Mang dan Agus Salim Aman

DIBERHENTIKAN: Wakil Ketua DPRD Sumbawa A Rachman Alamudy menunjukan surat pemberhentian dari partai golkar, belum lama ini.

SUMBAWA – Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa Besar memenangkan gugatan A Rachman Alamudy (Abi Mang) dan Agus Salim atas pemecatan mereka dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sumbawa. Dengan kemenangan ini, posisi keduanya sebagai anggota DPRD Sumbawa aman.

Dalam putusan PN Sumbawa nomor 37/Pdt.Sus-Parpol/2016/PN.Sbw disebutkan lima poin pokok. Pertama, menyatakan segala keputusan hukum yang telah diambil oleh tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 terhadap proses antar waktu A Rachman Alamudy dan Agus Salim selaku penggugat sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Sumbawa dan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, serta terhadap pemberhentian dari anggota atau kader Partai Golkar tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dengan segala keputusan hukumnya sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kedua, memerintahkan kepada tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 dan pihak terkait lainnya termasuk DPRD Kabupaten Sumbawa agar tidak membuat keputusan apapun terkait posisi A Rachman Alamudy dan Agus Salim sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Ketiga, memerintahkan kepada tergugat 1 untuk tidak meneruskan atau melakukan tindakan apapun terlebih dahulu kecuali untuk mencabut surat keputusan DPP Partai Golkar bernomor 73/DPP Golkar 1/2016 tanggal 8 Januari 2016 tentang pemberhentian dari anggota Partai Golkar atas nama A Rachman Alamudy dan Agus Salim dan Abdul Haji sampai ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.

Keempat, menyatakan dan menetapkan bahwa sebelum perkara ini memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap, semua keputusan atau surat mandat atau surat lainnya yang dikeluarkan tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 yang berkaitan dengan para penggugat adalah tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Terakhir memerintahkan tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 untuk menghentikan semua proses, kegiatan, pengambilan kebijakan atau keputusan apapun juga terkait pergantian antar waktu (PAW) A Rachman Alamudy dan Agus Salim sampai perkara ini mempunyai hukum yang tetap.

a�?Tentu kami sangat bersyukur atas keputusan ini,” kata Abi Mang.

Menurutnya, dalam lima poin putusan yang dijatuhkan majelis hakim PN Sumbawa Besar tersebut sekaligus menjawab upaya pihak-pihak tertentu yang berambisi untuk memberhentikannya. Termasuk ambisi menyingkirkan kader lainnya dari anggota DPRD Sumbawa maupun keanggotaan Partai Golkar. Sebab ada salah satu poin secara tegas menyatakan memerintah tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 untuk menghentikan semua proses, kegiatan, pengambilan kebijakan atau keputusan apapun juga terkait PAW hingga perkara ini mempunyai hukum yang tetap.

A�”Ini sekaligus menjawab pernyataan pihak yang meminta Ketua DPRD Sumbawa untuk tidak menganulir proses PAW yang telah diusulkannya,” tegas Abi Mang.

Menurutnya, pihak yang terus mendorong proses PAW terhadap dirinya dan Agus Salim justru tidak memahami aturan hukum. Bahkan cenderung keliru dan menyalahi prosedur sebagaimana tertuang dalam tata tertib (tatib) DPRD Sumbawa Nomor 1 Tahun 2014. A�Dalam pasal 105 Tatib DPRD Sumbawa berbunyi bahwa anggota DPRD berhenti antar waktu karena meninggal dunia, mengundurkan diri dan atau diberhentikan. Dikuatkan pasal 105 ayat 2 hurufA� h, diberhentikan sebagai anggota parpol sesuai ketentuan perundang-undangan atau menjadi anggota parpol yang lain. Dalam pasal 105 ayat 3, ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ayat 2 juga berlaku sebagai anggota DPRD yang berkedudukan sebagai pimpinan DPR dan atau pimpinan alat kelengkapan DPRD.

Dikatakan Abi Mang, pasal lainnya adalah pasal 111 ayat 3 hurufA� c. Disebutkan A�usul pemberhentian anggota DPRD karena alasan sebagaimana dimaksud pasal 105 ayat 2 hurufA� h dari pimpinan parpol disertai dengan salinan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dalam hal anggota parpol bersangkutan mengajukan keberatan ke pengadilan.

“Jadi sepanjang ada upaya proses pengadilan maka sepanjang itu tidak boleh ada pergantian antar waktu, pergeseran pimpinan dan upaya reposisi fraksi,” tegasnya.

Di bagian lain Abi Mang menegaskan, meski PN Sumbawa telah memenangkan gugatannya, kubunya juga akan menempuh upaya hukum lainnya. Hari ini tim Abi Mang akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Upaya ini ditempuh, kata Abi Mang, karena putusan PN tersebut belum bersifat mengikat dan berkekuatan hukum tetap (inkracht). Untuk memantapkannya, Ia menginginkan adanya putusan Mahkamah Agung (MA).

a�? Kami akan ke MA,a��a�� katanya.(aen/r4)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost