Lombok Post
Bima - Dompu

Giliran Sampah Dam Raba Salo Dibersihkan

BERSIHKAN: Kayu dengan ukuran cukup besar dikeluarkan dari tumpukan sampah di kolong jembatan Dam Raba Salo, Kelurahan Penaraga.

KOTA BIMA – Pohon besar dengan panjang sekitar 10 meter rupanya menjadi penghambat arus air di jembatan Dam Raba Salo, Penaraga, Kota Bima. Pohon tersebut juga mengakibatkan penumpukan sampah.

Mengantisipasi semakin banyaknya sampah di jembatan ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima mengangkat pohon berdiameter 3 meter tersebut, Sabtu (17/12). Pohon itu diangkat dari kolong jembatan.

Kepala BPBD Sarafuddin mengatakan, pohon berukuran cukup besar tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya penumpukan sampah. Karena posisinya melintang di tiang jembatan.

“Karena posisinya melintang, sampah-sampah yang harusnya hanyut malah nyangkut,” katanya pada Radar Tambora (Lombok Post Group).

Setelah diangkat, sampah-sampah lain dengan mudah diangkat. Sehingga air bisa mengalir dengan normal. Namun untuk mengangkat pohon tersebut tidak mudah. Dibutuhkan mobil derek dinas pekerjaan umum. Sebab pohon tersebut sangat berat mengingat diameternya cukup besar.

“Tidak mungkin diangkat secara manual, karena sangat berat,” katanya saat ditemui di jembatan Dam Raba Salo.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), sampah yang menggunung di kolong jembatan itu kini sudah bersih. Air sungai sudah mengalir lancar. (nk/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara