Lombok Post
Bima - Dompu

HY Dinonaktifkan sebelum Ditahan Jaksa

Camat Woja H Kamaruddin

DOMPU – Jabatan Kepala Desa Bakajaya, Kecamatan Woja HY (inisial,red) sudah dinonaktifkan sebelum ditahan Kejaksaan Dompu. Selain karena tersandung kasus korupsi dana alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD), massa jabatannya juga berakhir.

A�”Alasan utama Kades Bakajaya dinonaktifkan karena kasus korupsi,” kata Camat Woja H Kamaruddin pada Radar Dompu (Lombok Post Group), Sabtu (17/12).

Diakui, langkah pemberhentian terhadap kades yang terjerat masalah hukum ituA� tertuang dalam aturan. Hal ini dilakukan agar terduga pelaku bisa fokus menyelesaikan proses hukum yang sedang dihadapi.

“HY diberhentikan sekitar Oktober lalu sebelum massa jabatannya berakhir,” jelasnya.

Untuk sementara penggerak pemerintah desa dilaksanakan Sekdes Bakajaya. Segala kegiatan yang berkaitan dengan tugas kades akan menjadi tanggung jawab sekdes, termasuk mengelola dana desa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, HY ditahan Kejaksaan Negeri Dompu pada Rabu (14/12) lalu. Dia ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana korupsi dana desa tahun 2015.

HY ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan selama dua jam di Kejaksaan Dompu. Saat ini HY sudahA� titipkan di Lapas Klas II B Dompu selama 20 hari ke depan. (jw/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara