Lombok Post
Selong

Ketika Si Unyil Datang ke Dusun Penakak Lotim

BONEKA LEGENDA: Tim dari program televisi Laptop Si Unyil saat bertandang ke Dusun Penakak, Masbagik, Lotim Sabtu (17/12) lalu.

Potensi kerajinan gerabah di Dusun Penakak Desa Masbagik Timur menyita perhatian salah satu stasiun A�TV swasta nasional. Melalui program Laptop Si Unyil, warga Dusun Penakak berharap menunjukkan kepada seluruh nusantara potensi yang dimilikinya.

***

SiapaA� yang tak kenal Si Unyil? Boneka kayu yang terkenal di era 90-an. Meski bukan sebagai serial anak-anak setiap Minggu pagi di TVRI, Si Unyil saat ini tetap hadir dalam program Laptop Si Unyil di salah stasiun TV swasta nasional.

Minggu lalu, boneka ini bertandang ke Dusun Penakak. Dusun ini adalah sentra penghasil aneka kerajinan gerabah di Lotim. Sebelum kerusuhan berbau sara 17 Januari 2000 silam kawasan ini ramai dikunjungi wistawan. Namun semakin memburuknya keamanan regional membuatnya terlupakan. Kini seiring kembali menggeliatnya industri pariwisata NTB,A� Dusun Penakak seperti hidup lagi.

“Ada saja yang datang ke Dusun kami mencari kerajinan gerabah,” aku Muliadi salah seorang warga perajin tanah liat Dusun Penakak.

Tak hanya para pedagang pengumpul yang datang, kiniA� para wisatawan juga mulai kerap terlihat di kampung ini. Mulai dari wisatawan Eropa hingga timur tengah. Dengan mulai meningkatnya pengunjung, Muliadi dan warga ke Desa Penakak terus berinovasi. Tak hanya pot, guci dan celenganA� para perajin kini telah mampu menyulap tanah liat menjadi kursi A�hingga ragam replika hewan.

“Inilah yang membuat tim Laptop Si Unyil tertarik untuk datang. Penakak ini unik, banyak bentuk kerajinan lain yang dibuat warga,” ujar Burhanudin, salah seorang tim program Laptop si Unyil.

A�Lebih dari itu, Burhan mengaku tim Laptop Si Unyil tertarik datang ke Dusun PenakakA� karena tergerak oleh konsistensi warga yang tak menyerah pada keadaan. “Tim ingin melihat bagaimana warga Dusun ini bisa bertahan dengan mengandalkan kerajinan tanah liat di tengah era modernisasi ini,” ucapnya.

Kemudian dengan gaya khasynya, boneka Si Unyil masuk ke sejumlah rumah warga. Ia menjelajah dan mencari tahu setiap proses pembuatan kerajinan dari tanah liat. Mulai dari bentuk tanah yang tak teratur, dibentuk sedemikian rupa, dibakar hingga tahak finishing.

Melalui sang dalang, sejumlah pertanyaan dilontarkan boneka cerdas ini kepada warga. Rasa ingin tahu Unyil ibarat seorang wartawan yang sedang memburu narasumbernya.

“Tim akan menyelesaikan semua tahapan editingnya dulu. Baru nanti akan ditayangkan. Semoga melalui tayang ini nanti bisa mengekspose potensi dusun ini ke seluruh nusantara,” ujar Burhan.A�(HAMDANI WATHONI, Selong/r2)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost