Lombok Post
Giri Menang

Sejumlah Jalan Direkontruksi Ulang

AMBLAS: Anggota Polsek Narmada memasang police line sebagai pembatas jalan berlubang di Dusun Mejeti Selatan, Desa Krama Jaya, Kecamatan Narmada, beberapa waktu lalu. Jalan di kawasan tersebut ambles dengan kedalaman 7 meter.

GIRI MENANG – Jalan Raya Sandik menuju kawasan wisata Senggigi sudah lama rusak parah. Tak kunjung diperbaiki, warga Dusun Montong Buwuh, Desa Meniting, Kecamatan Batulayar pun memilih menanam pohon dan menaruh ban bekas di sejumlah titik lubang jalan tersebut.

Ini sebagai bentuk aksi protes warga, karena kondisi jalan yang rusak terkesan dibiarkan berlarut-larut. a�?Sudah lama pak. Kalau pohon dan ban bekas itu dipasang tiga hari yang lalu, oleh teman-teman yang ngeronda,a�? tutur Munawir, warga sekitar yang ditemui di lokasi, Sabtu (17/12).

Karena banyak mobil dan pengedara yang melintas, kata Munawir, semakin hari banyak lubang baru muncul. Ia dan warga lainnya semakin kecewa lantaran jalan tersebut juga salah satu akses menuju kasawan wisata Senggigi.

a�?Padahal selama ini Senggigi merupakan andalan wisata di Lobar, kan sayang kalau akses jalannya seperti ini,a�? sesalnya.

Kerusakan Jalan Raya Sandik nyaris terdapat di sepanjang jalan. Banyak lubang di tengah jalan yang membahayakan para pengendara. Terutama bagi pengendara sepeda motor yang baru melintas di kawasan tersebut.

Saat musim hujan seperti sekarang ini, lubang-lubang tersebut tertutup air. Sehingga tidak terlihat jelas oleh para pengendara yang melintas.

Munawir mengatakan, sudah banyak pengendara yang jatuh. Tapi tidak sampai memakan korban jiwa.

a�?Ada juga yang sampai ban motornya pecah. Tabrakan gara-gara menghindari lubang,a�? tuturnya.

Tidak hanya di Jalan Raya Sandik, jalan rusak juga terdapat di ruas jalan Dusun Mejeti Selatan Desa Krama Jaya, Kecamatan Narmada. Jalan di sekitaran kawasan tersebut amblas dengan kedalaman 7 meter. Guna mengantisipasi kecelakaan, Polsek Narmada sudah memasang police line.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) I Made Arthadana yang dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan beberapa jalan yang rusak di Lobar bukan tidak diperhatikan pihaknya. Namun karena keterbatasan anggaran, perbaikan belum bisa dilakukan.

a�?Untuk kerusakan di Jalan Raya Sandik, kami akan berkoordinasi. Terima kasih atas infonya, saya koordinasikan lebih lanjut,a�? ujarnya singkat.

Sementara Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid ketika dikonfirmasi menjelaskan, karena sistem penganggaran, tidak semua jalan bisa dikerjakan setiap tahun. Seperti Jalan Raya Sandik, ia mengatakan baru mulai dikerjakan 2017 mendatang.

a�?Tidak sekadar perbaiki, (Jalan Raya Sandik) akan rekontruksi ulang total termasuk saluran irigasinya,a�? jelas bupati.

Orang nomor satu di Lobar ini juga memastikan tidak hanya Jalan Raya Sandik yang akan direkontruksi ulang. Ruas jalan penting lainnya seperti di Kecamatan Narmada dan Senggigi juga masuk perencanaan. Namun sekali lagi ditegaskan karena sistem penganggaran, ada yang masuk prioritas.

a�?Termasuk jalan samping Rumah Sakit Jiwa di Lingsar juga akan direkontruksi ulang,a�? tandasnya. (zen/r3)

Berita Lainnya

Kemenag Belum Terima Edaran Terkait Kartu Nikah

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost