Lombok Post
Bima - Dompu

Setiap Rumah Wajib Bangun Sumur Resapan

SUMUR RESAPAN: Suhardin saat mengawasi pengerjaan sumur resapan di kantor KPPT Kota Bima.

KOTA BIMA – Masuknya air laut ke daratan (intrusi) di beberapa titik di Kota Bima semakin parah. Di beberapa kelurahan yang letaknya jauh dari lautan sudah dijumpai sumur yang rasanya asin. Untuk mengurangi intrusi air laut ke daratan bisa dilakukan dengan membuat sumur resapan.

a�?Sumur resapan memang menjadi solusi untuk mengurangi intrusi air laut,a�? kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kota Bima Suhardin pada Radar tambora (Lombok Post Group).

Dikatakan, intrusi air laut terjadi karena air tanah selalu disedot. Kondisi itu mengakibatkan volume air tanah bkerurang. Akhirnya air laut dengan mudah masuk ke daratan.

Di sisi lain, tidak ada upaya untuk menyerap kembali air yang terbuang tersebut. Malah mengalir begitu saja ke selokan dan sungai.

a�?Air hujan yang menggenang di halaman rumah juga dibiarkan begitu saja. Malah lebih banyak yang menguap ke udara ketimbang terserap tanah,a�? katanya.A� Menurutnya, air yang menggenangi halaman atau air hujan tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengantisipasi terjadinya intrusi air laut. Dengan membuatkan sumur resapan, air itu tidak langsung terbuang ke laut.

Dijelaskan, untuk membuat sumur resapan ini hanya A�membutuhkan dana Rp 250 ribu saja. Uang tersebut nantinya untuk menggali sumur sedalam 2,5 meter dan membeli perlengkapan lain.

Secara teknis, kata dia, sumur resapan ini digali sedalam 2,5 meter. Dengan diamter lingkaran sekitar 80 centimeter. Kemudian sumur tersebut diisi ijuk pada bagian bawah, kemudian pasir dan batu kerikil.

Setelah itu dibuatakan parit dari lokasi genangan ke sumur. Atau memasang pipa dari talangan air rumah menuju sumur.

a�?Cara kerjanya air genangan nanti akan mengalir masuk ke sumur, begitu juga yang dari talangan rumah,a�? ujarnya.

Air yang masuk ke sumur tersebut akan langsung diserap tanah dengan mudah. Sehingga cadangan air tanah bisa terus tersedia. Dalam kondisi seperti ini, intrusi air laut bisa terhindar.

Selain manfaat menghadang air laut, dengan membuat sumur resapan ini tanah permukaan akan subur. Sebab kebutuhan air dalam tanah akan terpenuhi.

Dikatakan, saat ini Dinas PU dan TambenA� membuat contoh sumur resapan di KPPT. Diharapkan warga bisa mencontoh sumur resapan itu. Setelah sosialisasi dan pemberian contoh itu,A� ke depan warga yang membangun rumah wajib membangun sumur resapan.

a�?Masak bangun rumah hingga ratusan juta saja mampu. Bangun sumur resapan hanya Rp 250 tidak bisa,a�? katanya. (nk/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara