Lombok Post
Bima - Dompu

Dewan Desak Kejari Usut Tuntas Kasus ADD

Anggota DPRD Dompu Jamaluddin

DOMPU – Anggota DPRD Dompu H Abidin mengaku belum puas dengan kinerja Kejaksaan Negeri Dompu (Kejari) Dompu. Menurutnya, Kejari Dompu lamban dalam mengusut dugaan penyalahgunaan alokasi dana desa (ADD).

Meski Kejari Dompu telah menahan kades Rababaka dalam kasus ADD, namun masih banyak kasus ADD yang harus diusut sampai tuntas. “Saya apresiasi kinerja kejaksaan telah mulai mengusut dugaan penyalahgunaan ADD di Dompu,” kata Jamaluddin pada Radar Dompu (Lombok Post Group), kemarin.

Menurutnya, ada 16 kasus ADD yang telah dilaporkan. Diantaranya, Desa Teka Sire, Karama Bura, Baka Jaya dan Desa Tanju.

“Kita berkomitmen terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas anggota Komisi II DPRD Dompu ini.

Dikatakan, proses hukumA� dugaan penyelewengan ADD kini sudah tercium oleh masyarakat . Karena itu, penegak hukum harus menyikapinyaA� serius.

“Saya harap kasus ADD ini disikapi serius dan jelas endingnya,”katanya.

Dia berharap jangan sampai penyelesaian kasus ADD berakhir tidak jelas. Apalagi ke depannya dana ADD yang dikucurkan lebih besar. (jw/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara