Lombok Post
Tanjung

Progres di Bawah 70 Persen Akan Diputus Kontrak

MASIH DIKERJAKAN: Inilah salah satu proyek fisik di Lombok Utara yakni pembangunan gedung tambahan RSUD Tanjung. Hingga kemarin (19/12) pembangunan belum tuntas.

TANJUNG – Memasuki akhir tahun 2016, realisasi anggaran di lingkup Pemkab Lombok Utara menunjukkan peningkatan. Untuk realisasi keuangan mencapai 70 persen, sedangkan realisasi fisiki mencapai 67,67 persen. a�?Kita minta SKPD segera menyelesaikan kegiatannya. Sampai akhir tahun bisa 80 persen,a�? ujar Sekda Lombok Utara H. Suardi, kemarin (19/12).

Ditambahkan, terhadap kegiatan yang per 31 Desember kurang dari 70 persen, kepala SKPD harus mengambil langkah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. a�?Paling tidak harus diputus kontrak,a�? katanya.

Sedangkan bagi kegiatan yang mencapai di atas 70 persen, sesuai aturan bisa diperpanjang. Dengan ada komitmen jelas dari pelaksana kegiatan. a�?Ini khusus yang DAU,a�? cetusnya.

Suardi menjelaskan, pembayaran pengerjaan fisik ini tentu mengacu pada besaran capaian riil. Jika di bawah 70 persen tentu dibayar sebesar itu dan diputus kontrak. Hal ini berlaku sama dengan progres pengerjaan yang di atas 70 persen. a�?Berapa yang tercapai ya itu yang dibayarkan,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Suardi mengatakan, jika ada pengerjaan fisik yang berhenti di bawah 70 persen maka akan dilanjutkan kembali pada tahun selanjutnya. Tetapi belum tentu kontraktor yang sama yang akan mengerjakannya. a�?Ini punishmentnya. SKPD harus cermat menghitung progresnya dan harus memberikan sanksi kepada kontraktor pelaksananya,a�? tuturnya.

Suardi juga menegaskan, kepala SKPD yang memiliki proyek fisik harus tetap memantau progres pengerjaannya agar apa yang ingin dicapai bisa terealisasi. Sampai saat ini, Sekda menilai SKPD maupun kontraktor masih berupaya menyelesaikan pengerjaan fisik sesuai tenggat waktu. Sekda juga mengimbau kepada seluruh kepala SKPD untuk menyelesaikan segala kewajiban dan menyelesaikan laporan-laporan hingga akhir Desember. a�?Kita akan masuk OPD baru kalau tidak diselesaikan tentu akan jadi beban,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost