Lombok Post
Kriminal

Empat Pengguna Narkoba Ditangkap

UNGKAP NARKOBA: Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra (kiri), saat gelar kasus penangkapan menyalahguna narkoba, di ruang Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB, kemarin (20/12).

MATARAM – Empat A�terduga penyalahguna narkoba ditangkap di dua lokasi berbeda di Desa Rumak, Kediri, Lobar dan Punia, Mataram.

Empat orang tersebut, yakni DI, RP, IPGB dan SH. Inisial terakhir merupakan mahasiswi Fakultas Hukum di salah satu universitas negeri di Mataram.

Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB AKBP I Komang Satra mengatakan, saat penangkapan keempatnya langsung dilakukan tes urine. Hasilnya, empat orang tersebut urinenya positif mengandung zat metamfetamine.

Hanya saja, polisi hanya memproses hukum DI, dikarenakan ia mengantongi sabu. Sedangkan tiga lainnya, diserahkan ke BNN NTB untuk menjalani proses rehabilitasi.

a�?Sudah di BNN, kita lakukan rehabilitasi,a�? kata Satra, kemarin (20/12).

Lebih lanjut, kata Satra, barang bukti narkoba jenis sabu yang ditemukan petugas dari tangan DI, seberat 5,04 gram. Dalam penangkapan yang dilakukan Selasa (6/12), DI ditangkap bersama rekannya, RP, di Desa Rumak, Lobar.

Atas temuan tersebut, DI mengaku mendapatkan barang haram itu dari tangan IPGB. Karena itu, petugas langsung menuju kediaman IPGB, di Punia, Kota Mataram.

Di lokasi kedua ini, petugas tidak saja menemukan IPGB di dalam kamar kosnya. Terdapat orang lain, yakni SH yang tengah berada di dalam kamar bersama Birawa.

a�?Dia (SH) juga kita amankan. Ada kita temukan klip plastik bening di sakunya, tapi kosong. Kami duga sabunya sudah dibuang untuk mengelabui petugas,a�? kata dia.

Selain klip plastik bening, polisi juga turut menyita tiga telegon genggam, lima korek api gas dan seperangkat alat hisap serta uang tunai sebanyak Rp 9,7 juta lebih yang diduga hasil transaksi narkoba.

a�?Barang bukti itu kami temukan di dalam kamar kos,a�? kata Satra.

DI disangkakan Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman penjara minimal selama lima tahun.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost