Lombok Post
Metropolis

NTB Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

PENGHARGAAN LAGI: Sekretaris Daerah NTB H Rosiady Sayuti menerima sertifikat penghargaan Keterbukaan Infromasi Publik 2016 untuk Pemprov NTB kategori Badan Publik Pemerintah Probinsi dari Ketua Komisi Informasi Pusat John Fresly Hutahean, disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, kemarin(20/120.

MATARAMA�a�� Pemprov NTB meraih penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari dari Komisi Informasi Pusat. Penghargaan dari KI Pusat tersebut diserahkan di Istana Wakil Presiden, kemarin (20/12). Menerima penghargaan itu Sekretaris Daerah NTB H Rosiadi Sayuti.

NTB berada di peringkat sembilan dari 10 provinsi yang masuk sepuluh besar. Dalam penghargaan serupa, NTB pernah dinobatkan sebagai provinsi paling baik dalam penghargaan ini pada 2014 silam.

Tahun ini, posisi pertama diraih Jawa Timur, disusul Aceh, Kalimantan Timur, Banten, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, NTB dan Sumatera Barat.

Sekretaris Daerah NTB H Rosiady Sayuti melalui pesan tertulis kepada Lombok Post tadi malam memastikan penghargaan tersebut akan menjadi cambuk bagi Pemprov NTB untuk memastikan layanan informasi publik kian baik.

KIP Pusat sendiri menilai bahwa Pemprov NTB telah mengumumkan informasi publik, menyediakan informasi publik, menyediakan layanan permohonan informasi publik, serta pengelolaan informasi dan dokumentasi. Semuanya sesuai Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2000 tentang Standar Layanan Informasi Publik.

Penghargaan tersebut diterima langsung Rosiady dari Ketua Komisi Informasi Pusat RI John Fresly Hutahean disaksikan Wapres Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia, pimpinan lembaga tinggi negara dan para komisioner KIP Pusat dan Daerah.

Wapres RI Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia sebagai negara demokrasi mengutamakan a�?Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyata�?. Artinya adalah yang memilih dan yang dipilih harus selalu bertanggung jawab kepada masyarakat.

a�?Jadi pejabat yang di sini telah dipilih oleh masyarakat tentu harus menyampaikan rasa tanggung jawabnya berupa informasi kepada masyarakat,a�? ujar Wapres.

Dijelaskan, berbagai macam informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat harus disampaikan. Antara satu sektor dengan sektor lainya, daerah satu dengan daerah lainnya berbeda-beda. Yang terpenting adalah masyarakat mengetahui rencana, pelaksanaan dan evaluasi dari tugas-tugas yang diberikan kepada instansi pemerintah.

Sebagai contoh, lanjutnya, Menteri BUMN tentunya mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan. Rektor perguruan tinggi harus mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan untuk mencerdaskan bangsa. Informasinya harus disampaikan kepada masyarakat.

Menurut Wapres, masing-masing instansi atau badan publik baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan tugas masing-masing. Bagi yang belum mendapatkan penghargaan ini, tentunya harus memperbaiki sistem yang ada.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat RI John Fresly Hutahean menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi dan komitmen seluruh badan publik yang telah menerapkan Keterbukaan Informasi Publik. a�?Kita berharap setiap tahunnya mengalami perkembangan yang signifikan demi terwujudnya good government,a�? harapnya.

Pada pemeringkatan Badan Publik (BP) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2016 ini, seluruh penerima anugerah pemeringkatan BP akan menerima sertifikat dan plakat berdasarkan peringkat, mulai dari peringkat satu hingga sepuluh. Sedangkan peringkat pertama hingga ketiga memperoleh trophy.

Sejumlah kategori pemeringkatan BP yang diberikan anugerah keterbukaan BP, yang terdiri dari kategori BP Kementerian, BP Lembaga Negara, BP Pemerintah Provinsi, BP Lembaga Non Struktural, BP Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BP Perguruan Tinggi Negeri, BP Partai Politik, dan BP Badan Usaha Milik Negara. (kus/JPG/r8)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost