Lombok Post
Tanjung

Tertimbun Paling Sedikit, Ika Langsung Keluar Minta Tolong

SEHAT: Sartika Wati sedang menggendong anak keduanya Ahsanil Majid sehari setelah longsor menimpa rumahnya, kemarin (21/12).

Bencana tanah longsor yang menerjang Dusun Terengan Lauk, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Senin (19/12) sekitar 23.30 Wita pasti tidak bisa dilupakan oleh korban. Walaupun satu keluarga yang menjadi korban semuanya selamat. Berikut cerita salah seorang korban Sartika Wati.

***

KONDISIA� rumah milik Muzawirul Hadi tampak masih belum ditempati. Lubang menganga pada rumah bagian barat tampak sudah ditutup terpal dan karung yang berfungsi sebagai tanggul sementara. Lubang cukup besar tersebut tercipta setelah tanah yang berada di bagian barat rumah Muzawirul longsor dan menimpa tembok rumah sehingga ambruk.

Saat mengunjungi rumah tersebut kemarin (21/12), wartawan koran ini bertemu salah seorang korban Sartika Wati yang merupakan istri dari Muzawirul Hadi. Menurut Ika -sapaan akrab Sartika Wati, sekarang dirinya bersama anak bungsunya Ahsanil Majid tinggal sementara di rumah kerabat yang tidak jauh dari rumahnya. “Suami sekarang masih menjaga anak pertama (Izza Hariri) di rumah sakit,a�? ujarnya.

Izza Hariri hingga saat ini memang masih dirawat di RSUD Tanjung setelah dirujuk dari Puskesmas Pemenang. Dari hasil pemeriksaan Izza hanya menderita luka ringan. Tetapi untuk memastikan kesehatannya keluarga memilih memeriksakan dan merawatnya di rumah sakit. a�?Kalau suami, saya dan anak kedua luka-luka lecet,a�? katanya.

Pantauan koran ini, kondisi anak kedua pasangan ini yakni Ahsanil Majid terlihat sehat. Ada beberapa luka lecet di bagian wajahnya, tetapi itu tidak menghilangkan keceriaan bayi berusia lima bulan ini. Bahkan dalam gendongan ibunya, Ahsanil terlihat aktif seakan-akan ingin bergerak ke sana-ke mari.

Ika pun menceritakan kejadian malam saat longsor terjadi. Meskipun dengan suara parau karena tenggorokannya sakit setelah berteriak-teriak pada malam kejadian. a�?Waktu kejadian kami sudah tidur di ruang depan semua. Tidak ada firasat apa-apa saat itu, karena sekarang kan memang sering hujan,a�? katanya.

Dijelaskan, saat tidur posisi anak pertamanya Izza Hariri berada paling barat, dekat dengan tembok rumah yang roboh. Kemudian suaminya Hadi, anak keduanya Ahsanil serta dirinya paling timur. a�?Karena paling barat itu, Izza yang kena longsoran paling banyak,a�? katanya.

Setelah tanah di luar rumah longsor dan menimpa tembok sehingga ambruk. Mereka semua terkena tumpukan longsor. Hanya saja posisinya yang paling timur tidak terkena banyak longsoran sehingga bisa keluar rumah dan minta tolong ke tetangga. a�?Izza hampir seluruh badan tertutup longsor, suami saya setengah badan, Ahsanil juga hanya sedikit,a�? katanya.

Ketika berhasil keluar rumah, Ika langsung meminta tolong kepada kakak-kakaknya yang tinggal tidak jauh dari rumah. Mereka yang pertama membantu mengangkat longsoran untuk mengeluarkan suami dan anak pertamanya, disusul warga yang berdatangan dan juga ikut membantu. a�?Karena paling barat, Izza paling lama dikeluarkan,a�? tuturnya.

Sementara itu, ayah dari Muzawirul Hadi, Muhsin mengungkapkan, dirinya tinggal di sebelah barat rumah anaknya tersebut. Saat kejadian dirinya memang mendengar suara gemuruh. Tetapi dia tidak menyangka kalau itu suara tanah longsor dan menimpa rumah anaknya. a�?Setelah ada teriakan baru saya keluar dan tahu kalau ada longsor,a�? ungkapnya.

Menurut Muhsin, kondisi tembok dan talud yang ada di sebelah barat rumah anaknya diduga sudah keropos karena sudah lama. Sehingga tidak kuat menahan saat hujan lebat. a�?Duluan ada tembok itu daripada rumah anak saya,a�? katanya.

Dirinya pun berharap pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki rumah anaknya. Demikian pula dengan talud yang ada di atas rumah tersebut. (PUJO NUGROHO, Tanjung/r7)

Berita Lainnya

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost

PAD Diperkirakan Sudah Tembus Rp 3 Miliar

Redaksi LombokPost

Dikpora Pertanyakan Juklak dan Juknis

Redaksi LombokPost

Warga Sekitar Tambang Khawatirkan Longsor

Redaksi LombokPost

Disbudpar dan Warga Gili Meno Gelar Mandi Safar

Redaksi LombokPost

Mantapkan Persiapan UNBK Lebih Awal

Redaksi LombokPost

Pengungsi Berharap Huntap Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Minta Fortuner Wabup Dilelang

Redaksi LombokPost

Warga Kecewa Bupati Tidak Hadir Saat Hearing di DPRD

Redaksi LombokPost