Lombok Post
Giri Menang

Dandim Prihatin Kondisi Senggigi

DESTINASI UNGGULAN: Keindahan Pantai Senggigi yang dinikmati dari daerah ketinggian.

GIRI MENANG – Tidak dipungkiri, kawasan Pantai Senggigi menjadi primadona wisatawan yang berkunjung ke Lombok Barat (Lobar). Sayangnya, masalah sampah di kawasan pariwisata ini belum tertangani maksimal. Belum lagi, fasilitas umum penunjang belum memadai.

Dandim 1606/Lobar Letkol Inf Ardiansyah mengaku prihatin dengan kondisi Pantai Senggigi yang masih belum bersih. Dalam rapat pimpinan Forkopimda belum lama ini, Dandim mengatakan, wisatawan mengeluhkan kondisi Senggigi yang kotor dan sarana umum yang terbatas.

a�?Inilah yang saya dengar dari tamu-tamu yang datang, mereka tidak happy menginap di Senggigi,a�? ungkapnya.

Tidak hanya itu, Dandim juga melihat, selama ini promosi wisata hanya terfokus pada acara seremonial. Bahkan terkesan hanya menggugurkan kewajiban.

Meski diakui, anggaran menjadi hambatan. Namun menurutnya, tepenting ada niat bekerja. Ia menyarankan para stakeholders di Lobar harus sepakat untuk memajukan pariwisata, jangan setengah-setengah.

a�?Contoh Bali, untuk pariwisata mereka tidak setengah-setengah.A� Sehingga masyarakat bisa merasakan efek kemajuan pariwisata,a�? jelasnya di hadapan Bupati Lobar H Fauzan Khalid dan Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lobar Ispan Junaidi mengakui jika kawasan Senggigi belum bebas dari masalah sampah. Menurut Ispan permasalahan itu tidak akan pernah selesai, tanpa adanya kesadaran pengunjung dan pelaku wisata.

a�?Kita ini jorok sekali. Kalau tidak dibantu masyarakat tidak akan selesai,a�? katanya.

Terkait kritikan Dandim, ia berterima kasih. Dandim 1606/Lobar dinilai turut peduli dengan kemajuan pariwisata. Buktinya, belum lama ini turun membersihkan area Pura Lingsar.

Menurutnya, untuk memajukan pariwisata memang tidak bisa dilakukan sendiri oleh pihaknya. Butuh dukungan dari sejumlah pihak. Seperti Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan, BLH maupun stakholders lainnya seperti TNI.

a�?Pariwisata melibatkan banyak pihak. Saya pribadi bahagia melihat masyrakat berdagang, tapi di sisi lain miris karena kesadaran masyarakat membuang sampah di tempatnya masih kurang,a�? pungkasnya. (zen/r3)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost