Lombok Post
Selong

Labuhan Haji Kapan Dikeruk?

MASIH NGANGGUR: Kapal pengeruk kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji kemarin (26/12) masih terlihat belum mulai beroperasi.

SELONG – Meski direncakanan Nopember lalu, namun hingga menjelang akhir Desember 2016, pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) belum juga dilakukan. Kapal pengeruk terlihat masih belum berpindah dari lokasinya semenjak berlabuh Oktober lalu.

Pantauan wartawan Lombok Post, suasana di area Pelabuhan Labuhan Haji belum ada aktivitas. Beberapa pipa yangakan digunakan menyalurkan pasir hanya terpasang belum dimanfaatkan.

a�?Kabar yang saya dengar, katanya sih mau nunggu pipa elastis yang akan digunakan menyalurkan pasir yang dikerk,a�? kata Kepala UPP Labuhan Haji, Hasibullah.

Sayangnya, semenjak beberapa hari terakhir belum ada aktivitas yang dilakukan oleh pihak kontraktor. Sehingga, pengerukan dipastikan molor melewati tahun anggaran 2016. Plt Kepala Dinas PU Lotim, Sateriadi mengungkapkan pihak kontraktor telah mengajukan perpanjangan waktu. Sayangnya, hal itu masih dalam pertimbangan tim PPK. Mengingat, perpanjangan hanya boleh dilakukan ketika ada factor non teknis seperti bencana yang menggangu proses jalannya proyek pengerukan.

a�?Belum ada info dari PPK. Yang penting garis besarnya tidak boleh dilanggar, apapun keputusannya tidak boleh merugikan Negara. Pihak kontraktor menyatakan siap menanggung segala konsekuensinya,a�? terangnya kepada Lombok Post.

Bupati Lotim Ali BD menyinggung masalah pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji. a�?Bagi kami dia (kontraktor, Red) tidak mengeruk dia rugi sendiri sewa kapal nongkrong lama-lama di sana ya,a�? katanya pada awak medi.

Terkait permohonan kontraktor untuk perpanjangan waktu, Ali BD mengaku saat ini semua kontraktor melakukan hal tersebut. Bukan hanya pengerukan kolam labuh, melainkan pembangunan jalan dan yang lainnya. Apakah nanti itu akan diberikan atau tidak, Ali BD mengaku belum tahu pasti. a�?Semua orang mengajukan perpanjangan. Kalau anda tidak berikan memang apa manfaatnya?,a�? tanyanya.

Sedangkan untuk pembayaran uang muka pelaksanaan proyek pengerukan, Ali BD mengaku belum mengetahui secara detail hal tersebut. a�?Coba tanya Sekda kalau hal itu. Saya tidak mengurus secara detail,a�? ucapnya.

Sementara itu, Sekda Lotim H Rohman Farly mengaku hingga saat ini belum mengetahui perkembangan terbaru proyek pengerukan. Ia mengaku belum melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Apakah proyek tersebut dilanjutkan dengan perpanjangan waktu atau tidak. a�?Saya belum komunikasi malah. Belum saya sempat bahas sampai disitu,a�? akunya. (ton/r2)

Berita Lainnya

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost