Ekonomi Bisnis Headline

Gerai Oleh-Oleh Disperindag Sepi

MATARAM – Pusat oleh-oleh milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB sepi peminat. Kondisi gerai tempat menjual oleh-oleh khas NTB itu jarang didatangi pembeli. Padahal, lokasinya sangat strategis dan berada di Jalan Langko Mataram.

Pantauan Lombok Post, lokasi gerai yang bersebelahan dengan Kantor Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB itu kerap sepi. Meski terdapat tulisan a�?bukaa�? pada kaca gerai tersebut, tapi seolah tidak pernah dikunjungi pembeli.

a�?Memang kondisinya seperti ini, mungkin orang mengira ini kantor sehingga orang canggung untuk datang membeli,a�? kata Suandi petugas yang menjaga gerai itu kepada Lombok Post kemarin (27/12).

Suandi yang baru tiga bulan bekerja di tempat itu mengaku, pembeli kebanyakan karyawan atau PNS. Meski begitu, terkadang ada wisatawan yang datang dengan bus. Menurut dia, gerai tersebut baru aktif sekitar lima bulan lalu.

Dia menjelaskan, terdapat 61 jenis produk yang dijual dari sisi industri dan puluhan produk dari sisi perdagangan. Untuk produk industri antara lain madu, kacang-kacangan, keripik, stik, rumput laut, dan sejumlah oleh-oleh lainnya.

a�?Nah kalau yang ini akan diperbaharui karena kedaluwarsa,a�? ujarnya sambil menunjuk deretan produk oleh-oleh yang ada di gerai itu.

Sedangkan dari segi perdagangannya terdapat produk kerajinan tangan dan kain tenun. Bahkan, sejumlah furniture dari kayu jati tertata rapi di dalam gerai tersebut.

Produk yang dijual di gerai itu harganya beragam dari Rp 1000 hingga Rp 1,8 juta. Suandi menunjukkan produk furniture berupa meja hias terbuat dari akar kayu jati. Kondisinya kokoh dengan penampilan yang cukup mewah.

Dia yakin ke depan gerai tersebut lebih ramai. Terutama jika nantinya Disperindag NTB menjalin kerja sama dengan biro perjalanan wisata. Program itu sudah digagas namunA�belum terealisasi.(tan/r3)

Related posts

DMB Lebih Baik Dibubarkan

Redaksi Lombok Post

Nestle Gelar Lomba Mewarnai Dancow Fortigro

Redaksi Lombok post

Sapi Dicuri, Pemilik Dihabisi

Iklan Lombok Post