Lombok Post
Headline Metropolis

Bisa Berubah di Injury Time

Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito

MATARAM – Rapat akhir penggodokan nama-nama calon kepala SKPD, termasuk juga nama dan posisi 600 lebih pegawai Pemkot Mataram akhirnya rampung. Kemarin, Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito menyelesaikan penyusunan tersebut.

“Sudah hampir selesai, saya harap ini rapat terakhir,a�? ujarnya.

Dalam rapat tertutup itu, Eko memanggil tiga asisten, kepala BKD, dan inspektur Insdpektorat Kota Mataram. Mereka berenam mematangkan seluruh nama yang ada, termasuk mencoba sejumlah skema penempatan pejabat-pejabat tertentu.

Namun dia mengatakan masih ada satu dua posisi jabatan kepala SKPD yang belum final. Untuk posisi tersebut, ada dua nama pejabat yang disodorkan, sebelum nantinya dipilih langsung oleh kepala daerah.

Kendati berharap rapat penyusunan kali itu menjadi rapat terakhir, ia mengatakan rencana itu bisa saja berubah. Terutama jika nama yang diajukan, oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh ada yang ditolak atau diminta untuk diubah. a�?Sekarang bola ada di tangan pak wali,a�? ujarnya.

Apakah ini artinya lobi-lobi untuk mencari posisi masih terus terjadi? Eko mengatakan hingga satu detik (injury time) jelang pelantikan semua masih bisa berubah. Yang pasti dalam mengatur posisi pejabat-pejabat yang ada, termasuk para PNS lainnya, didasarkan pada sejumlah kriteria. Beberapa diantaranya kinerja, kualifikasi, dan kompetensi.

Satu hal yang menarik dari hasil rapat itu adalah, setelah seluruh pejabat eselon IIB mendapat posisinya masing-masing, masih ada delapan SKPD yang kosong. Ya, delapan SKPD tersebut artinya masih akan menunggu pimpinan baru.

Siapa mereka yang beruntung? Jawabannya pejabat yang kini menduduki posisi eselon IIIA. Namun pelantikannya tak bisa dilakukan berbarengan dengan mutasi 30 Desember mendatang.

Tahapan melalui panitia seleksi harus dilakukan terlebih dahulu. Paling cepat penetapan pansel dilakukan 3 Januari 2017 mendatang. Sehari setelahnya barulah pansel bisa bekerja.

Lantas SKPD mana sajakah itu? Eko belum bisa merincikannya. Hal itu karena bisa saja kepala daerah kembali melakukan kocok ulang di detik terakhir, sehingga SKPD yang tadinya tak memiliki pimpinan bisa mendapat kepala.

Sebaliknya, SKPD yang sduah mendapat nama kepala bisa saja menjadi kekosongan pimpinan. a�?Walaupun saya bilang sudah fix, final, semua tergantung pak wali,a�? sambungnya.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sebelumnya meminta seluruh kalangan menahan diri. Pada waktunya nanti, nama-nama tersebut pasti diumumkan. Terkait sejumlah nama yang kadung berseliweran dengan beragam analisa yang ada, Mohan tak memberi jawaban pasti. a�?Analisa itu bisa benar bisa juga tidak,a�? katanya sambil melempar senyum.

Terkait sejumlah lobi yang diindikasikan terus terjadi, ia juga tak dengan pasti mengiyakan atau membantahnya. Yang pasti menurut Mohan, wali kota bersama dirinya, termasuk sekda selalu berbicara terkait hal itu.

Pernyataannya tersebut sekaligus membantah indikasi adanya keretakan hubungan jelang mutasi bergulir. “Walaupun tak ketemu, kita komunikasi lewat hati saja,a�? katanya kembali melempar senyum. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost