Lombok Post
Selong

Kantor Perpustakaan Kini Jadi Dinas

MEMPERKAYA ILMU: Salah seorang pengunjung terlihat memilah buku yang akan dibaca di Perpustakaan beberapa waktu lalu.

SELONG – Berdasarkan penyusunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, tahun 2017 mendatang Kantor Perpusatakaan Arsip dan Dokumentasi Lombok Timur (Lotim) berubah menjadi dinas tersendiri. Sayangnya perubahan ini tidak diikuti oleh plafon anggaran yang memadai. Akibatnya, saat ini Kantor PerpustakaanA� menghadapi sejumlah kendala dalam operasionalnya.

a�?Mulai 1 Januari 2017 itu sudah berlaku kami jadi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Nanti kami juga akan memilki UPTD di setiap kecamatan,a�? kata Kasi Perpustakaan Lalu Nasrun.

Dinas Perpustakaan berdasarkan OPD baru dijelaskan Nasrun bertipe B. Sayangnya perubahan ini tidak diikuti oleh anggaran yang memadai dengan kapasitasnya sebagai dinas.

A�a�?Untuk sementara kami mendapat kenaikan anggaran yang tidak signifikan yakni dari Rp 1,2 miliar menjadi Rp 1,4 miliar. Mungkin nanti akan dianggarkan di APBD Perubahan 2017,a�? ucap Nasrun.

Meski demikian ia membeberkan selain mendapat kenaikan anggaran dari APBD Lotim, Dinas Perpustakaan nantinya juga akan mendapat suntikan anggaran dari dana aspirasi dewan sekitar Rp 250 juta.

Kunjungan ke Perpustakaan Lotim saat ini dijelaskan Nasrun berjumlah 180 sampai 220 pengunjung perhari. Itu diperoleh dari empat layanan yang disediakan perpustakaan. Yakni layanan membaca, sirkulasi atau peminjaman A�buku, layanan komputer dan internet gratis.

a�?Saat ini kami hanya memiki 12 unit komputer. Sedangkan untuk ruang membaca hanya berkapasitas 50 orang. Ini yang kami harapkan ke depan bisa menampung lebih banyak lagi,a�? harapnya.

Rencananya, Dinas Perpustakaan Lotim A�akan menggunakan aplikasi Kunang-kunang bekerjasama dengan Yayasan Coca Cola Indonesia. Aplikasi ini mendeteksi penggunaan internet oleh anggota dan juga memproteksi konten yang sifatnya negatif. Selain itu nantinya ada juga aplikasi kearsipan digital yang lebih modern.

a�?Nantinya Dinas Perpusatakaan Lotim akan berbasis IT,a�? terangnya.

Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, Perpustkaan Lotim juga telah menyiapkan perpustakaan keliling. Sayangnya, ini dinilai kurang maksimal karena keterbatasan armada mobil perpustakaan keliling.

a�?Kami hanya punya satu unit. Makanya kami sudah mengusulkan ke Pemkab Lotim dan juga mohon bantuan ke Pusat. Setiap tahun kami sudah mengajukan proposal,a�? aku Nasrun.

Kendala lain yang dihadapi menjelang perubahan menjadi Dinas nanti A�adalah keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang perpusatakaan.

A�a�?Pustakawan hanya empat orang yang ada di sini sedangkan kearsipan belum ada,a�? bebernya.

a�?Kami hanya bersifat mengusulkan kepada pemerintah daerah dalam hal ini BKD susunan formasi yang dibutuhkan SKPD daerah,a�? sambungnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost