Lombok Post
Tanjung

Kekayaan KLU Bertambah

SERAH TERIMA: Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar (dua dari kanan) bersama Bupati Lobar Fauzan Khalid (kanan) saat menandatangani berita acara penyerahan aset di kantor gubernur NTB, kemarin (28/12).

TANJUNG – Persoalan aset antara Pemkab Lombok Utara (KLU) dan Lombok Barat akhirnya tuntas. Ini setelah Bupati Lobar Fauzan Khalid bersama Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menandatangani berita acara serah terima aset di Gili Trawangan dan Dusun Amor-Amor. Penandatanganan tersebut disaksikan Sekda NTB H Rosiady Sayuti dan Plt Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsih di kantor Gubernur NTB, kemarin (28/12).

Aset yang diserahkan tersebut berupa tanah 2.400 meter persegi di Gili Trawangan dan tanah sekitar 670 ribu meter persegi di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan. Dengan ditandatanganinya berita acara serah terima ini maka tanggung jawab pengelolaan aset beralih dari Lobar kepada Pemkab Lombok Utara.

Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsih dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, penyerahan aset ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Lombok Utara atau tindak lanjut Permendagri Nomor 34 Tahun 2016 tentang perbatasan Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara.

Sri pun mengapresiasi kerja sama Pemkab Lobar dan A�Lombok Utara serta tim Pemprov NTB dalam penyelesaian aset ini. Setiap proses penyelesaian aset antara pemerintah induk dengan pemekaran yang terpenting adalah adanya komitmen mentaati seluruh peraturan perundang-undangan. Selain itu, koordinasi yang baik dan terbuka antara keduanya. a�?Persoalan ini sudah hampir satu dekade. Dan berkat komitmen kedua daerah serta sinergi Gubernur NTB dan koordinasi Kemendagri akhirnya persoalan ini bisa selesai,a�? ujarnya.

Ditambahkan, kepada Pemkab Lombok Utara khususnya Bupati diharapkan bisa mengelola dan mengadministrasikan aset yang baru diterima dari Lobar. Ditemui di Tanjung, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengungkapkan, kedua aset tersebut akan dimanfaatkan dengan baik. Untuk aset yang ada di Gili Trawangan akan dimanfaaatkan untuk kepentingan pariwisata. Sedangkan aset yang ada di Amor-Amor akan dimanfaatkan untuk perguruan tinggi. a�?Ini akan segera kita bahas,a�? katanya. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost