Lombok Post
Metropolis

Akhir Tahun, Lombok Diserbu Wisatawan

BATU PAYUNG: Beberapa orang wisatawan menikmati keindahan objek wisata Pantai Batu Payung Lombok Tengah, Minggu (25/12).SIRTU/LOMBOK POST

MATARAM – Menjelang akhir tahun, Pulau Lombok diserbu para wisatawan yang ingin menikmati libur Natal dan tahun baru. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas penerbangan. Selain itu, tingkat hunian hotel yang mencapai 100 persen di kawasan resort.

Dari pantauan Lombok Post beberapa objek wisata juga dipenuhi para pelancong, seperti Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno, Pantai Senggigi. Termasuk di daerah selatan seperti desa wisata Desa Sade dan Desa Ende Lombok Tengah, juga Pantai Kuta, Pantai Tanjung An dan Pantai Batu Payung. Sebagian besar pelancong merupakan wisatawan nusantara dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB Lalu Mohammad Faozal mengatakan, ia juga melakukan pemantauan di sejumlah lokasi wisata, seminggu terakhir cukup ramai. Tidak hanya hotel di kawasan pantai, city hotel kini juga sudah banyak terisi, rata-rata 50 persen. a�?Kalau di Gili Trawangan dan Gili Air sudah full booking, 100 persen,a�? katanya.

Dengan kondisi ini, Faozal mengaku optimis target tiga juta wisatawan bisa tercapai di penghujung Desember ini. Hingga saat ini tingkat kunjungan sudah mencapai 2.900 wisatawan. Ia mengatakan, tahun ini tingkat kunjungan wisatawan domestik meningkat signifikan. a�?Lombok menjadi pilihan utama wisatawan,a�? katanya.

Hanya saja yang menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintah adalah pembenahan destinasi wisata. Ia mengakui, hal ini menjadi pekerjaan besar yang harus dikeroyok antara pemerintah kabupaten/kota dengan provinsi dan pusat. Selain itu, mengubah citra kawasan selatan juga menjadi pekerjaan. Sebab hingga saat ini masalah keamanan masih membayangi kawasan tersebut. Sementara untuk Pulau Sumbawa, tahun depan akan dibuatkan branding wisata tersendiri.

a�?Misalnya visit Sumbawa, tidak lagi disandingkan dengan Lombok,a�? katanya.

Total dana perbaikan destinasi yang ada di Disbudpar NTB saja sebanyak Rp 14 miliar. Selain itu, akan dibantu dari dinas lain untuk pembenahan infrastruktur dan sebagainya. Selain itu juga ada tambahan dari masing-masing kabupaten kota.

Dengan kondisi saat ini, ia merasa lebih optimis memasuki tahun 2017, sebab Januari tahun 2017 akan lebih progres dibandingkan tahun lalu. Diprediksi low season atau permintaan menurun di Februari. Untuk mengatasi hal ini akan dilakukan Lombok Great Sale dengan diskon besar-besaran hingga 40 persen, untuk hotel, tranfortasi dan sebagainya. Sehingga kunjungan wisatawan juga tetap banyak. (ili/r7)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost