Lombok Post
Praya

Pedagang Dipaksa Pindah ke Pasar Renteng

MENGELUHKAN: Para pedagang di pusat pertokoan Praya, Lombok Tengah saat mengeluhkan kebijakan relokasi oleh Pemkab setempat, kemarin (30/12).dedi/Lombok Post

PRAYA – Dua minggu kedepan, Pemkab Lombok Tengah (Loteng) akan melakukan relokasi besar-besaran kepada para pedagang, yang masih menempati area pusat pertokoan Praya. Mereka akan dipindahkan ke Pasar Renteng.

a�?Apa pun alasannya, tolong keputusan ini diindahkan,a�? seru Sekretaris Diskoperindag Loteng Baiq Sri Hastuti Handayani, kemarin (30/12) saat berdialog dengan para pedagang di kantornya.

Dihadapan Camat Praya Ridwan Maka��ruf dan Kasi Pemukiman, Perumahan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM Loteng Supriadin. Sri meminta Satpol PP dan Dishubkominfo mengawal proses relokasi yang dimaksud, dibantu kepolisian dan TNI. Dengan harapan, berjalan lancar dan aman.

Ia pun menyarankan agar, para pedagang yang masih bertahan, untuk merelokasi sendiri barang dagangannya. Jika melewati batas waktu yang ditentukan pihaknya terpaksa turun tangan. a�?Saya mohon, untuk bersama-sama kita memaklumi kebijakan ini,a�? ujarnya.

Apalagi Pemkab menyediakan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan di tempat yang lama. Pembangunan fisiknya pun, sudah disiapkan Dinas PU dan ESDM, tinggal ditempati saja.

a�?Apa yang kami laksanakan ini murni untuk kepentingan yang lebih besar. Demi keindahan, keasrian dan kebersihan pusat Kota Praya,a�? sambung Camat Praya Ridwan Maka��ruf.

Memang kebijakan tersebut, diakui Ridwan berdampak pada penurunan pendapatan pedagang. Namun, ia optimis cepat atau lambat dilokasi baru akan lebih baik lagi, para pelanggan pasti bergeser ketempat itu. a�?Prinsipnya, pemerintah tidak pernah berniat untuk melihat rakyatnya sengsara,a�? katanya.

Senada dikatakan Kasi Pemukiman, Perumahan Dinas PU dan ESDM Loteng Supriadin. menurutnya, Dinas PU dan ESDM beberapa minggu lalu, sudah merampungkan 60 los pasar di sisi timur pasar Renteng, Praya. Ke-60 los pasar itu akan diberikan secara gratis kepada eks pedagang pusat pertokoan Praya.

Ukuran los pasar yang dimaksud, beber Supriadin mampu menampung 60 pedagang, tentu dengan fasilitas, sarana dan prasarana pendukung lainnya. a�?Kalau ada yang belum dapat, maka tinggal kita siapkan lagi,a�? katanya.

Lebih lanjut, pihaknya meminta para pedagang didampingi kepala pasar dan Dinas Koperindag untuk mengecek langsung los pasar yang dimaksud. a�?Jika ada kekurangan dan sebagainya, mohon dimaafkan,a�? ujarnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan pedagang Baiq Mariah, mengeluhkan kebijakan pemerintah tersebut. Ia khawatir di tempat yang baru, justru mengurangi pendapatan mereka. Karena, pelanggan enggan berbelanja jauh, hingga ke pasar Renteng. a�?Itu yang dikeluhkan pelanggan kami,a�? katanya.

a�?Kalau sudah seperti itu, mau makan apa kami di rumah. Apa tidak ada jalan keluar yang lain?,a�? lanjut Mariah sembari menundukkan kepala.(dss/r2)

A�

Berita Lainnya

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost