Lombok Post
Headline Metropolis

Tak Ada Doa Bersama

TAK MAU KALAH: Sejumlah anak di pantai Ampenan meniup terompet jelang perayaaan tahun baru 2017, Kamis (29/12).

MATARAM-Dua hari jelang perayaan tahun baru 2017, kemeriahan sudah mulai terasa. Mulai dari penjual terompet di sepanjang jalan hingga sudut kampung paling sempit. Warga berlomba-lomba meraih keuntungan dengan menjual a�?property’ perayaan.

Begitu juga dengan spanduk dan baliho mulai marak menghiasi wajah kota. Rencananya Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga akan ikut serta dalam detik-detik pergantian tahun.

“(Wali kota dan wakil wali kota rayakan tahun baru) di Taman Sangkareang,a�? jawab Kabag Humas dan Protokol Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri, Kamis (29/12) kemarin(29/12).

Ia juga mengonfirmasi jika kegiatan yang dilakukan sama seperti tahun sebelumnya. Namun tidak ada acara ekslusif seperti doa bersama.

Pesan dari perayaan tahun baru kali ini lebih pada introspeksi diri agar pada tahun 2017 nanti, bisa lebih baik lagi. a�?Ndak ada (doa bersama),a�? jawabnya.

Selain itu, sebenarnya bagi pemerintah, pergantian tahun 2016 ke 2017 ini tergolong menarik. Pada tahun ini A�nanti perubahan besar di wajah birokrasi pemerintah akan dimulai. Seiring dengan berlakunya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sesuai amanat Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah.

Ada banyak harapan dengan terbentuknya OPD baru ini. Terutama semakin baiknya pelayanan pemerintah pada masyarakat. “Semoga OPD baru nanti kita bisa semakin baik dalam memberikan pelayanan pada masyarkat,a�? kata Sekda Kota Mataram Effendi Eko Saswito menyampaikan harapannya.

Tahun baru 2017 bagi pemkot diharapkan jadi momentum istimewa. Melakukan perubahan besar di segala dimensi pemerintahan. Kepemimpinan Ahyar-Mohan (Aman) jilid II akan menunjukan sejauh mana keberpihakannya dengan penunjukan pejabat yang punya orientasi melayani. Bukan sebaliknya. a�?Tahun baru dengan semangat baru,a�? tandasnya. (zad/r5)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost