Metropolis

UNBK Terkendala Siswa Gaptek

MATARAM – Kadis Dikpora Kota Mataram H Sudenom mengatakan setidaknya setengah dari total jumlah sekolah di Mataram diharap bisa menjalankan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebagai ibu kota provinsi, Mataram dianggap menjadi daerah paling siap di NTB. Sehingga wajar diberikan target tersebut oleh pusat.

“Kita belum tahu sekolah-sekolah mana saja itu,a�? ujarnya.

Namun, tahun ini ada kemudahan yang diberlakukan, yakni sarana komputer dan server yang boleh menumpang. Artinya, kendati sebuah sekolah tak memiliki kelengkapan komputer yang memadai, UNBK bisa saja tetap dilakukan pada sekolah tersebut. Yang menjadi kendala saat ini lanjutnya adalah kesiapan siswa.

Boleh jadi dengan kemudahan itu makin banyak sekolah yang tertarik dan menjadi siap. Namun siswa yang tak terbiasa berhadapan dengan komputer karena tak ada di sekolahnya menjadi masalah lain.

“Mereka juga harus kita biasakan untuk itu, sisa waktu ini yang harus dimanfaatkan,a�? ujarnya.

Kendala non teknis itulah yang kini tengah dicarikan solusi. Jika memang tak memungkinkan, karena akan membebani siswa, boleh jadi UNBK di sekolah-sekolah yang tak memiliki komputer akan dikurangi. Kendati aturan membolehkan meminjam, namun kesiapan siswa jadi acuan utama.

Terkait aturan yang terus berubah, ia mengatakan masih menunggu informasi terbaru. Yang jelas untuk saat ini jadwal ujian untuk SMP dan SMA sederajat sudah keluar.

Untuk SMK UN dilaksanakan 3-6 April, selanjutnya SMA dan MA 10-13 April. Selanjutnya SMP diadakan dalam dua gelombang, pertama 2,3,4, dan 15 Mei, lalu gelombang kedua 8,9,10, dan 16 Mei. a�?Itu jadwal saat ini, anak-anak tolong siapkan diri,a�? pesannya.

Terkait itu, sebelumnya Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh telah berpesan agar seluruh guru mempersiapkan peserta didiknya dengan baik. Dikpora lanjut Ahyar juga harus terus memantau dan meningkatkan kesiapan itu.

Kendala yang ditemui wajib dicarikan solusi. Dia berharap ujian kali ini akan memberikan hasil terbaik bagi anak-anak Mataram. a�?Yang penting belajar saja buat anak-anakku, yang lain itu urusan bapak ibu guru,a�? pesannya. (yuk/r5)

Related posts

BNN Itu Bukan Laundry!

Redaksi Lombok Post

Pak Tura Syok Dengar Proyek Jambatan Dasan Agung Makan Korban Jiwa

Redaksi Lombok Post

Awas! DBD Masih Mengancam

Redaksi Lombok post