Lombok Post
Selong

Lotim Klaim Hampir Sejuta Turis

BAKAL DIREVITALISASI: Pemkab Lombok Timur akan membenahi Rumah adat Desa Limbungan sebagai salah satu daya tari wisata di Lotim.

SELONG-Keberadaan sejumlah obyek wisata yang ada di Lombok Timur (Lotim) diam-diam menjadi idaman para wisatan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lotim, mengklai angka kunjungan wisatawan ke Gumi Selaparang A�hampir menembus angka satu juta.

a�?Memang dari tahun ke tahun jumlah kunjungan wisata ke Lotim terus meningkat. Ini yang terbanyak mencapai 955.082 kunjungan,a�? kata Kabid PPSDW Disbudpar Lotim, Supriadi.

Beberapa obyek wisata andalan Lotim masih menjadi daya tarik bagi para wisatawan datang ke Lotim. Misalnya saja Danau Segara Anak yang ada di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Taman Wisata Pusuk, Pantai Pink, Gili Kondo hingga Gili Lampu.

Kunjungan di sejumlah tempat wisata ini mencapai angka puluhan ribu selama kurun waktu 2016. Kunjungan terbanyak yakni lokasi wisata Pantai Pink yang ada di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru. Dari data Disbudpar kunjungan ke lokasi ini mencapai 87.853.

Diikuti kunjungan ke Gili Lampu sebanyak 50.190, Otak Kokok Joben di Desa Pesanggarahan 41.930, wisata kuliner Desa Tanaq Maiq 36.450, Danau Segara Anak 26.505 hingga air terjun Kuda Sembrani 12.493 kunjungan.

a�?Untuk itu ke depan kami akan terus menggencarkan promosi. Karena anggaran kami untuk tahun depan juga telah dinaikkan,a�? kata Supriadi.

A�Obyek wisata yang ada di Lotim terdapat di 14 Kecamatan. Jumlahnya mencapai ratusan. Mulai dai wisata pantai, air terjun, wisata alam pegunungan, danau, kolam, mata air, wisata kuliner, desa adat hingga obyek wisata gili atau pulau kecil.

Tidak hanya promosi, Disbudpar telah menyiapkan anggaran untuk terus membenahi fasilitas dan sarana prasarana yang ada di sejumlah obyek wisata. Misalnya di lokasi wisata desa adat Limbungan. Kabid Sarana dan Prasarana Disbudpar Lotim Ahyak Mudin mengaku siap merevitalisasi sejumlah rumah adat di Limbungan.

a�?Bahkan nanti di sana wisatan bisa menginap dan merasakan nuansa alami kehidupan masyarakat adat Limbungan,a�? kata dia kepada Lombok Post kemarin.

Tak hanya meningkat di anggaran, ke depan Dinas Pariwista mengaku akan menggandeng hingga pelaku wisata lainnya untuk meningkatkan kunjungan wisata di Lotim. a�?Karena selama ini kan travel atau pelaku usaha wisata ini bergerak sendiri. Kini kami ingin merangkul mereka bekerjasama dengan pemerintah,a�? jelasnya.

Tahun 2017 mendatang, Lotim dijelaskan Ahyak juga siap membangun Wisata Bahari Labuhan Haji (WBLH). Dimana konsep wisata buatan ini meniru konsep Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta.

a�?Itu anggarannya 50 miliar. 40 miliar untuk pembebasan tanah 15 hektare dan 10 miliar untuk pembangunan fisik,a�? tandasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost