Lombok Post
Tanjung

Polres KLU dan Tim Saber Pungli Siap Beri Gebrakan

SIKAT PUNGLI: Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar (kiri) saat mengukuhkan tim Saber Pungli di Tanjung, beberapa waktu lalu. Pujo/Lombok Post

SEBAGAIA�daerah pariwisata, keamanan dan ketertiban menjadi hal penting bagi Lombok Utara. Karena jika daerah tidak aman, maka wisatawan akan takut untuk berkunjung. Demikian juga halnya dengan investor. Para pemodal ini butuh tempat aman untuk berinvestasi.

Keseriusan untuk meningkatkan keamanan ini terlihat dengan diresmikan dan dikukuhkannya Polres Lombok Utara (KLU). Ini terjadi setelah menyandang status Polres Persiapan selama beberapa tahun. Pengukuhan dilakukan oleh Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono pada Rabu (23/11) lalu.

Pengukuhan tersebut nampak dihadiri oleh Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Pol Arif Wahyunadi, Wagub NTB H Muhammad Amin, Bupati Lombok Utara Najmul akhyar, sejumlah Kapolres di NTB, beberapa Kepala SKPD di Lombok Utara, dan Kepala Desa serta tokoh agama.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin berharap setelah Polres KLU resmi berdiri, pemerintah daerah dan kepolisian tetap berupaya melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan menekankan kemitraan yang sejajar. Amin mengungkapkan kepolisian harus menjalankan tugas secara prosedural, profesional, proprosional, serta senantiasa taat hukum, adil, bijaksana, dan mengkedepankan hak asasi manusia.

Ia mengajak supaya keamanan di Lombok Utara tetap kondusif agar daerah ini nyaman dan aman dikunjungi.A� Apalagi, NTBA� dan Lombok Utara khususnya adalah surga bagi wisatawan baik domestik maupun mancegara.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan kehadiran Polres KLU sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Dengan definitifnya Polres KLU, masyarakat di Lombok Utara tidak jauh-jauh ke Polres Lombok Barat.

Meskipun sudah resmi berdiri, Polres Lombok Utara masih membutuhkan lahan seluas 2,5 hektare untuk fasilitas sarana dan prasarana. Untuk itu Pemkab Lombok Utara akan berusaha menggangarkan. Upaya ini sebagai bentuk dukungan keberadaan Polres di Lombok Utara.

Mimpi masyarakat Lombok Utara adanya Polres sejak tahun 2008. Dari mimpi itu kemudian dilanjutkan dengan perencanaan pembentukan Polres Lombok Utara pada tanggal 6 September 2012 bertempat di Polsek Pemenang Kecamatan Pemenang.

Terpisah, Pjs Kapolres Lombok Utara AKBP Rifai mengungkapkan dengan berdirinya Polres Lombok Utara maka pelayanan kepolisian kepada masyarakat akan lebih optimal. a�?Semua sektor kita layani termasuk pariwisata dan lainnya. Kita beri pelayanan dan mengayomi,a�? ujarnya, Kamis (29/12) lalu.

Terkait beberapa fasilitas Polres lainnya seperti Polair dan Polisi Pariwisata, Rifai mengatakan, prosedurnya harus melalui telaahan staf, ketersedian sarana dan prasaran, dan kebutuhan masyarakat. a�?Baru kita ajukan ke pusat, apakah layak atau tidak,a�? katanya.

Selain Polres KLU, kehadiran tim Saber Pungli juga menjadi harapan peningkatan pelayanan di Lombok Utara. Tim yang beranggotakan 37 orang tersebut dikukuhkan langsung Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, 28 Desember lalu.

Tim ini sangat penting bagi KLU, karena sektor pariwisata dan perizinan atau pelayanan masyarakat sangat rawan pungli. Sehingga gebrakan tim ini sangat dinanti oleh masyarakat. (puj/r7)

Berita Lainnya

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost

PAD Diperkirakan Sudah Tembus Rp 3 Miliar

Redaksi LombokPost

Dikpora Pertanyakan Juklak dan Juknis

Redaksi LombokPost

Warga Sekitar Tambang Khawatirkan Longsor

Redaksi LombokPost

Disbudpar dan Warga Gili Meno Gelar Mandi Safar

Redaksi LombokPost

Mantapkan Persiapan UNBK Lebih Awal

Redaksi LombokPost

Pengungsi Berharap Huntap Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Minta Fortuner Wabup Dilelang

Redaksi LombokPost

Warga Kecewa Bupati Tidak Hadir Saat Hearing di DPRD

Redaksi LombokPost