Lombok Post
Metropolis

Ridwan Belum Aman!

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram H Ridwan.

MATARAM – Kasak-kusuk soal rencana Pemerintah Kota Mataram menggeser posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram H Ridwan, sepertinya bukan isapan jempol. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengakui adanya rencana penggesaran ini. Secara gamblang ia menyebutkan, dirinya ingin ada perubahan dalam struktur organisasi Dukcapil.

Dikonfirmasi usai menggelar mutasi siang hingga menjelang petang kemarin (30/12),A� Ahyar menyebut ada rencana merombak Dukcapil. Namun dirinya terganjal aturan.

a�?Untuk menggesar Kadis Dukcapil ini ada ketentuan khususnya,a�? ungkap Ahyar.

Berdasarkan aturan, untuk menggeser Kadis Dukcapil harus sepengetahuan gubernur dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sementara aturan administrasi ini belum dipenuhi hingga kemarin.

Atas dasar itulah pada mutasi besar-besaran kemarin, seluruh pejabat Eselon II, III dan IV di Dukcapil Kota Mataram, akhirnya hanya dikukuhkan. Tidak ada perubahan apapun.

Tapi, ganjalan aturan tersebut, tidak menyurutkan keinginan Ahyar untuk merombak Dukcapil. Ia secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk kembali menggelar mutasi pada bulan Januari. Seiring rencana dibentuknya pansel untuk mengisi delapan jabatan kosong di Pemkot Mataram.

a�?Saya tidak tahu kapan, bisa saja Januari atau Februari,a�? terangnya.

Ahyar berdalih keinginan merubah strukur kepengurusan di Dukcapil bukan karena titipan. Atau dorongan untuk melengserkan Ridwan. Tetapi murni karena kepentingan organisasi. Ia menyebut misi ini erat kaitannya dalam upaya dirinya mewujudkan visi dan misi program kerjanya.

Ia menilai perlu ada perombakan di SKPD yang sangat tahu persis jumlah data pemilih di suatu daerah itu. Alasannya, bisa saja karena pejabat yang sudah mulai jenuh atau perlunya mesin birokrasi yang efektif untuk meningkatkan kinerja Dukcapil.

a�?Terkait sisa jabatan yang masih kosong, itu yang akan kita usahakan isi pada Januari nanti. Bisa dengan memberi kesempatan pada eselon III untuk promosi atau menggeser (pejabat lain),a�? terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram H Ridwan mengaku tidak tahu menahu soal kasak-kusuk dirinya yang bakal digeser. Namun pada prinsipnya ia mengaku siap ditempatkan di mana saja.

a�?Tidak tahu saya. Jujur, saya tidak dengar apapun. Tapi kalau mau diganti ya tidak apa-apa,a�? jawabnya sembari terkekeh.

Ia membenarkan pengantian Kepala Dukcapil harus memenuhi sejumlah persyaratan administasi. Mulai dari surat pemberitahuan pada gubernur hingga persetujuan dari Kemenedagri.

a�?Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik. Tinggal beliau (wali kota) yang punya kewenangan mengevaluasi kinerja saya seperti apa,a�? tandasnya.

Untuk diketahui, menyusul berlakunya PP nomor 18 tahun 2016, Pemkot Mataram melakukan mutasi dan promosi kemarin (30/12). Perubahan Organisasi Perangat Daerah dilakukan menyeluruh di segala jenjang jabatan. Total sebanyak 859 pejabat dimutasi.

Beberapa pejabat eselon IV dipromosikan naik ke eselon III. Kesempatan mereka mendapat promosi juga menyusul telah dilakukannya assessment pada bulan November lalu.

Sementara, promosi dari eselon III ke eselon II belum bisa digelar. Hal ini terkait aturan yang mengharuskan para pejabat mengikuti pansel terlebih dahulu. Karena itulah pemerintah kota berencana menggelar pansel awal Januari 2017 mendatang, sekaligus memberi peluang pejabat eselon III mengisi komposisi 8 jabatan yang kosong.

Mutasi kemarin melibatkan 26 pejabat eselon II, 153 pejabat eselon III dan 678 pejabat eselon IV. Di dalam mutasi kemarin juga ditunjuk dua orang untuk mengisi, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D). (zad/r3)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost