Lombok Post
Kriminal

Suami Istri Kompak Pakai Narkoba

Razia : Suasana razia penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kawasan wisata Senggigi, Batulayar, Lombok Barat Jumat (30/12) dini hari kemarin. Ivan/Lombok Post

MATARAM – Tim gabungan melakukan razia penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kawasan wisata Senggigi Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Kamis malam (29/12) hingga Jumat (30/12) dini hari kemarin. Dari puluhan pengunjung dan pekerja yang di tes urine, petugas menahan lima orang yang urinenya positif mengandung zat metamfetamine.

Razia yang menyasar lima tempat hiburan malam ini, antara lain Star Kafe, Citra, Metzo, Mekar, dan Blue Safir, dilakukan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB, BNN NTB, dan Polisi Militer. Sebanyak 76 personel diturunkan dalam operasi cipta kondisi ini.

Berangkat sekitar pukul 23.00 Wita, tim lebih dulu menyisir Star Kafe. Disini, petugas mengecek urine setiap pengunjung dan pekerja hiburan malam. Namun, dari 22 pekerja yang diperiksa, seluruhnya negatif.

Hasil yang sama diperoleh tim gabungan saat berada di Citra Club and Karaoke. Dari 18 wanita pekerja hiburan malam dan 8 pengunjung, tak satupun urine mereka yang positif zat metamfetamine.

Namun, saat berada di Metzo, salah satu pengunjung dengan inisial BD, terbukti urinenya positif mengandung zat narkoba. Pria 39 tahun ini lantas digiring petugas dan dimasukkan ke mobil tahanan.

Selanjutnya, seorang pengunjung perempuan di Mekar Kafe, berinisial A�AC, juga ditahan petugas. Saat diperiksa, hasilnya positif. Ketika diminta petugas untuk mengisi formulir pernyataan positif narkoba, tangan perempuan asal Lombok Timur ini terlihat gemetaran.

Selain itu, saat memeriksa kamar mandi di salah satu ruang karaoke, petugas menemukan satu klip plastik bening yang diduga sebagai bekas sabu. Klip plastik ini ditemukan di sebuah lubang di dinding kamar mandi.

Jika di Metzo dan Mekar petugas mendapatkan pengunjung yang memakai narkoba, tidak demikian dengan pekerja malamnya. Seluruh pekerja di kedua tempat tersebut, negatif.

Salah seorang wanita pekerja malam bahkan terlihat santai, ketika diminta tes urine. Dia sempat mengatakan bahwa ia telah mengetahui akan ada razia narkotika. a�?Iya kita sudah tahu,a�? kata dia kepada Lombok Post.

Sementara itu, di tempat terakhir, yakni di Blue Safir, petugas mengamankan tiga orang pengunjung. Dua diantaranya merupakan pasangan suami istri. Sedangkan satu lainnya merupakan karyawan di Blue Safir.

a�?Yang suami istri, mereka mengaku kalau habis pakai sabu bersama-sama,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, dini hari kemarin (30/12).

Satra mengatakan, sebelum razia kemarin, pihaknya telah menyita 500 botol bir berbagai merek. Minuman tradisional beralkohol jenis tuak dan arak, tak luput disita petugas.

a�?Tuak 100 liter dan arak 20 liter juga kita amankan,a�? ujar dia.

Mengenai lima orang yang positif urinenya mengandung zat metamfetamine, polisi langsung menyerahkan proses penanganannya ke BNN NTB. Kabid Pemberantasan BNN NTB AKBP Denny Priady mengatakan, hasil kegiatan itu, khusus untuk yang urinenya positif, akan di assessment.

a�?Hasilnya apakah rehabilitasi jalan atau rawat inap, kita lihat dari assessment,a�? kata dia. (dit/r2)

Berita Lainnya

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost

Absen Kerja, Sukatra Ditemukan Tak Bernyawa

Redaksi LombokPost

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost