Lombok Post
Kriminal

Berkas Nursimah Segera Limpahkan

KENA OTT: Kades Sekotong Barat Nursimah yang tertangkap tangan atas dugaan pungli digelandang menuju tahanan Mapolda NTB, beberapa hari lalu.

MATARAM – Kepolisian mempercepat penyidikan kasus A�Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kades Sekotong Barat Nursimah. Rencananya dalam waktu dekat ini, Subdit III Ditreskrimsus akan melakukan tahap I ke jaksa.

a�?Insya Allah dalam waktu dekat ya,a�? kata Kasubdit III Tipikor AKBP Bagus Satrio Wibowo.

Terkait dengan tersangka baru, Bagus mengaku masih diselidiki . Sejauh ini polisi telah memeriksa 15 saksi. Antara lain,A� lima aparat desa, lima kadus, dua ketua RT, dan tiga warga lainnya.

a�?Masih kita kembangkan,a�? ujarnya.

Tim saber pungli NTB menangkap Kades Sekotong Barat Nursimah. Dia diduga melakukan pengutan kepada masyarakat terkait program sertifikat lahan prona. Kini, tersangka bersama barang bukti uang tunai Rp 10 juta telah ditahan A�di Polda NTB.

Oknum kades ini ditangkap pertengahan Desember lalu. Tersangka diduga melakukan pungutan kepada para pemohon prona. Dalam aksinya, dia diduga A�meminta dana kepada masyarakat untuk pengurusan prona melalui para kepala dusun (kadus). Uang itu dikumpulkan kadus, kemudian diserahkan kepada tersangka. Sebagian uang itu digunakan olah oknum kades tersebut untuk kepentingan pribadi.

Sementara, A�Kades Sekotong Barat Nursimah membantah semua tuduhan tersebut. Dia berkelit tidak pernah melakukan pungli prona.

a��a��Saat rapat saya hanya ikut sebentar saja, tidak sampai selesai,a��a�� kata Nursimah saat ekspose penangkapannya Desember lalu.

Terkait pungutan kepada para pemohon, dia berdalih atas kesepakatan bersama dengan warga. a��a��Dan tidak ada yang dirugikan,a��a�� tegasnya.

Mengenai warga keberatan dengan pungutan itu, Nursimah sama sekali tidak tahu. Karena dia mengaku tidak tahu menahu urusan pungutan uang kepada masyarakat tersebut. (dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost