Lombok Post
Kriminal

Malam Tahun Baru Rumah Sakit Kewalahan

KENA BATUNYA: Dua remaja yang dibawa petugas kepolisian akibat kecelakaan lalu lintas saat merayakan pergantian tahun 2017, di RS Bhayangkara Mataram, kemarin (1/1). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAMA�– Malam pergantian tahun, membuat rumah sakit di Mataram kebanjiran pasien kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Umumnya, korba laka lantas ini didominasi remaja-remaja tanggung yang berkendara dengan kondisi mabuk minuman keras.

Dari pantauan Lombok Post di RS Bhayangkara, Polda NTB kesibukan penanganan korban laka lantas bahkan dimulai sejak pukul 20.00 Wita, Sabtu (31/12). Semakin larut malam, pasien yang datang semakin banyak. Hingga pukul 03.00 Wita, kemarin (1/1), tercatat 13 korban laka lantas yang masuk ke RS Bhayangkara.

Kondisi tersebut, menurut dokter jaga IGD RS Bhayangkara Yunita Sari sedikit membuat petugas kewalahan. Apalagi keterbatasan sarana, membuat IGD RS Bhayangkara tak mampu menampung semua pasien laka lantas.

a�?Tadi ada empat orang yang kita rujuk ke RSUP NTB, karena berkaitan dengan lukanya yang parah, disini tidak ada dokter yang menangani untuk luka itu,a�? kata dia, dini hari A�kemarin.

Hal serupa terjadi di RS Kota Mataram. Pasien akibat laka lantas tahun baru tercatat sekitar 10 orang. Umumnya mereka menderita patah tulang dan sebagian luka di wajah serta badannya.

Sementara itu, Humas RS Bhayangkara AKP Wayan Redana mengatakan, rata-rata pasien laka lantas yang ditangani, masih berusia remaja. a�?Masih kecil-kecil, remaja lah, mungkin SMA atau SMP,a�? kata dia.

Penyebab laka lantas mereka, kata Redana, didahului dengan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Mereka juga banyak yang melanggar peraturan lalu lintas, misalnya dengan tidak memakai helm. Bukan itu saja, banyak remaja itu dalam kondisi mabuk saat berkendara.

a�?Pas diperiksa kan bau tuaknya keras sekali dari mereka, jadi mereka memang mabuk, tapi nekat berkendara,a�? ujar dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost