Lombok Post
Headline Metropolis

“Kesaktian” Kartu BPJS Berkurang

Kepala Dinas Kesehatan NTB Nurhadini Eka Dewi.DOK/Lombok POST

MATARAM – Pengguna kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus bersabar. Mereka tidak bisa lagi dilayani berobat rumah sakit swasta. Hal ini disebabkan berakhirnya perjanjian kerja sama rumah sakit (RS) Swasta yang melayani peserta JKN-KIS dengan BPJS Kesehatan per 1 Juanuari 2017.

Akibatnya, rumah sakit swasta yang sebelumnya melayani pasien BPJS, sekarang tidak bisa memberikan pelayanan BPJS Kesehatan. Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan NTB Nurhadini Eka Dewi meminta kepada rumah sakit yang masih melayani untuk mengoptimalkan pelayanan.

Nurhadini mengatakan, pada bulan Desember sudah dilakukan mediasi sebanyak dua kali antara BPJS Cabang Mataram dan asosiasi rumah sakit swasta oleh Dinas Kesehatan Kota Mataram. Tetapi masih deadlock (buntu). Karena tidak ada kata sepakat sehingga MoU tidak di tanda tangani. Dengan tidak adanya MoU, maka rumah sakit swasta tidak dapat memberikan pelayanan kepada peserta BPJS.

Kondisi ini mulai membuat warga resah. DewiA� mengatakan, masalah ini sedang dibicarakan baik di tataran nasional, regional sampai kabupaten/kota. Untuk itu, sikap Pemprov NTB sementara adalah meminta kepada rumah sakit yang masih melayani peserta BPJS untuk memperkuat pelayanan. a�?Agar tidak mengecewakan pelanggan,a�? katanya.

Dewi menjelaskan, kesepakatan kerja sama adalah antara BPJS dengan rumah sakit. Pemerintah dalam hal ini menurutnya sudah berupaya memfasilitasi, termasuk membawa masalah ini ke tataran nasional. Karena Peraturan Menteri Kesehatan ini bersifat nasional, tapi sampai akhir Desember belum ada kesepakatan. a�?Bila sudah ada, MoU akan ditanda tangani dan rumah sakit (swasta) akan melayani kembali,a�? katanya. (ili/r7)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post