Lombok Post
Praya

Polisi Usut Tambang Gunung Prabu

TAMBANG EMAS: Para penambang emas illegal di gunung Pendaus Jaran Desa Prabu, Pujut Lombok Tengah saat melakukan penggalian, beberapa waktu lalu. dedi/Lombok Post

PRAYA-Polres Lombok Tengah (Loteng) terus mengusut aktivitas illegal yang dilakukan sejumlah penambang emas di gunung Pendaus Jaran Desa Prabu, Pujut. Polres memastikan akan mendalami berbagai pelanggaran hukum yang terjadi di tempat itu.

A�a�?Kami tentunya akan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait,a�? kata Kasat Reskrim Polres Loteng AKP Arjuna Wijaya, kemarin (4/1).

Dinas dan instansi yang dimaksud, kata Arjuna meliputi Dinas Pertambangan dan ESDM, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan bidang perizinan, termasuk Polda NTB. Tujuannya, untuk menyamakan persepsi pelanggaran apa saja yang terjadi. Kasus tersebut, masih ditangani secara spesifik oleh unit III Tipiter Satreskrim. a�?Kita tunggu saja proses pendalaman kasusnya,a�? kata Arjuna.

Penanganan kasus sama juga, tambah Arjuna berlaku pada penambangan galian C di beberapa titik di Loteng. Karena, aktivitas yang satu itu, secara langsung merugikan masyarakat dan lingkungan. a�?Kita mengalami kesulitan, dalam melakukan pelarangan penambangan emas illegal di Prabu itu,a�? kata Plt. Camat Pujut HL Muhammad Amin, terpisah.

Kendati demikian, kata Amin pemerintah kecamatan dan Pemkab yakin, cepat atau lambat, penambangan emas di Desa Prabu itu akan ditutup dengan sendirinya oleh masyarakat. a�?Insya Allah, kita akan siapkan pilihan, apakah masih bertahan menjadi penambang atau yang lain,a�? kata Asisten I Setda Loteng tersebut. (dss/r2)

 

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost