Lombok Post
Praya

SP3 Korupsi BBD Dinilai Tepat

Ilustrasi

PRAYA-Keputusan menghentikan perkara dugaan korupsi balai bedah desa (BBD), di Lombok Tengah (Loteng) mendapat sorotan positif dari sejumlah kalangan. Mereka menilai, Polres sudah tepat mengeluarkan kebijakan yang tersebut.

a�?Kami berikan apresiasi kepada Polres,a�? kata aktivis Rumah Amanah Rakyat (RAR) NTB Dian Sandi Utama pada Lombok Post, kemarin (4/1).

Ia menilai, sejak awal polisi sudah bekerja keras mengumpulkan barang bukti dugaan korupsi, yang menyerat tujuh nama pejabat BBD. Namun, dalam perjalanannya hanya lima tersangka yang berhasil ditetapkan P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya. Sisanya, dua orang diputuskan SP3.

Senada dikatakan Ketua Formapi NTB Ikhsan Ramdhani. Dikatakannya, jika kasus dugaan korupsi yang menyisakan dua orang tersangka inisial LI dan SW tersebut, digantung-gantung terlalu lama, maka secara langsung melanggar hak asasi manusia. a�?Begitu kasus hukum ini distop, maka menjadi kewajiban aparat hukum untuk memulihkan nama keduanya,a�? kata Ramdhani, terpisah.(dss/r2)

 

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost