Lombok Post
Kriminal

Firman Ngaku Sembilan Kali Curi Motor

DITANGKAP: Firman (baju oranye) saat ekspose penangkapannya di Polres Mataram, kemarin (5/1). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Masih ingat dengan Harisma alias Ari, residivis pencuri kendaraan di empat lokasi (TKP) berbeda, yang ditangkap polisi pertengahan Desember lalu? Rabu (4/1) polisi kembali menangkap komplotan lainnya, yakni Safirman alias Firman asal Karang Anyar, Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram.

Ditangkapnya Firman, membuka tabir kejahatan mereka berdua. Jika sebelumnya Ari mengaku hanya mencuri motor di empat TKP berbeda, tidak demikian dengan pengakuan Firman.

Kepada polisi, Firman mengaku telah beraksi di sembilan lokasi bereda. Seluruh TKP tersebut, masih berada di wilayah hukum Polres Mataram.

“Paling banyak mereka beraksi di BTN Taman Baru, ada enam motor yang berhasil mereka ambil dari sana,” kata Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa, kemarin (5/1).

Selama beraksi, Firman berperan sebagai joki. Dia juga melakukan tugas survei lokasi. Tugas survei ini dilakukan bersama Ari. Selanjutnya, setelah mendapatkan target, Ari yang akan bertugas sebagai pemetik. Dia mengambil sepeda motor dengan lebih dulu membobol lubang kunci menggunakan kunci letter T.

“Setiap beraksi mereka selalu berboncengan,” katanya.

Aksi mereka rupanya meresahkan masyarakat. Laporan korban kepada polisi, langsung ditindaklanjuti korps baju coklat ini. Serangkaian penyelidikan dilakukan tim opsnal Satreskrim Polres Mataram.

Hingga Rabu (4/1), polisi berhasil menangkap Firman di jalan sekitar wilayah Gebang, Kota Mataram.

“Kita amankan juga kunci letter T yang digunakan pelaku untuk mencuri,” ujarnya.

Usai menangkap pelaku, polisi saat ini tengah melakukakan upaya pengembangan. Termasuk mencari motor hasil curian Firman dan Ari. Konon, motor-motor tersebut dijual pelaku ke Sekotong, Lombok Barat.

“Hasil pengembangan baru kita dapatkan dua motor, sisanya masih kita kejar,” tandas Arnawa.(dit/r2)

 

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost