Lombok Post
Praya

Kapal Bantuan Menteri Susi Sia-sia

BERSANDAR: Beberapa kapal, tengah bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Teluk Awang Desa Mertak, Pujut Lombok Tengah (Loteng), beberapa waktu lalu. dedi/Lombok Post

PRAYA -A�Bantuan kapal nelayan yang diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kepada warga Awang Balak Desa Mertak, Pujut Lombok Tengah (Loteng), hingga sekarang belum bisa dioperasikan. Alasannya, surat izin jalan dan dokumen izin lainnya belum diterbitkan kementerian bersangkutan.

a�?Padahal, bantuan ini diberikan sejak tahun 2015 lalu. Tapi, kami belum berani manfaatkannya lagi,a�? kata Kepala Desa (Kades) Mertak H Bangun pada Lombok Post, kemarin (5/1).

Jumlahnya, kata Bangun hanya satu unit saja, dengan ukuran 30 GT (gross tone). Kapal tersebut sempat dioperasikan sekali, namun ditengah perjalanan laut lepas, kapal malah ditangkap aparat kepolisian, hingga diamankan sementara di Labuhan Lombok, Lotim.

Sejak kejadian itulah, lanjut Bangun pemerintah desa dan para nelayan pun sepakat, untuk tidak menggunakan kapal yang dimaksud. Kecuali, surat izin jalannya diterbitkan. a�?Dari pada kami yang menjadi korban, lebih baik kapal disandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) saja dulu,a�? katanya.

Ia mengaku, sudah berkali-kali menghadap ke KKP, hingga bertemu langsung dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Namun, mereka hanya sebatas janji semata. a�?Kalau sudah seperti itu, maka sia-sia bantuan ini diberikan kepada kami. Percuma saja,a�? sindir Bangun.

Untuk itulah, ia berharap provinsi dan Pemkab ikut membantu para nelayan. a�?Selain itu, kami berharap KKP memberikan izin pemindahan keramba jaring udang kami, dekat dengan pelabuhan,a�? kata salah satu warga Dusun Awang Balak Oseng, terpisah.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Tani Ternak (LPM2T) NTB itu menambahkan, selama ini keramba jaring udang dan rumput laut para nelayan, berada di perairan lepas Desa Mertak. Hanya saja, para pemilik kapal seringkali mengeluhkan keberadaan keramba yang dimaksud, karena menghalangi jalan. a�?Mohon ini juga diperhatikan,a�? ujarnya.(dss/r2)

 

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost