Lombok Post
Metropolis

Permenkes Akan Direvisi

LAYANI: Seorang pegawai sedang mengurus administrasi pasien di RSUP NTB, Rabu (4/1). RSUP adalah salah satu dari tujuh rumah sakit yang masih menerima pasien BPJS Kesehatan. IVAN/LOMBOK POST

MATARAM – Polemik antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan rumah sakit (RS) swasta menemui titik terang. Ada kemungkinan kedua pihak akan kembali bekerja sama untuk melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Kesehatan NTB Nurhadini Eka Dewi yang dikonformasi Lombok Post mengatakan, dari informasi yang didapatkannya kemungkinan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 64 Tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional akan direvisi. a�?Insya Allah tanggal 26 Januari akan keluar revisi PMK,a�? katanya.

Dengan demikian, daerah saat ini hanya menunggu hasil revisi tersebut. Ia berharap revisi tersebut benar-benar memberikan solusi agar pelayanan BPJS Kesehatan bagi warga bisa berjalan normal seperti biasa.

Tapi selama menunggu revisi, ia tetap meminta kepada seluruh rumah sakit yang masih melayani peserta BPJS untuk memaksimalkan pelayanan. Jangan sampai karena masalah ini, pelayanan dasar di bidang kesehatan terganggu. Bagaimana pun kondisinya, masyarakat tidak boleh dirugikan.

Hingga saat ini, pelayanan di rumah sakit pemerintah masih berjalan normal, baik di RSUP NTB maupun RSUD Kota Mataram. Tidak ada lonjakan pasien seperti yang dikhawatirkan.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, rumah sakit pemerintah sudah melakukan persiapan. Hal ini ditegaskan Direktur RSUP NTB dr Lalu Hamzi Fikri. Ia menyebutkan kamar-kamar rawat inap, fasilitas dan SDM sudah disiapkan bila ada lonjakan pasien. (ili/r7)

Berita Lainnya

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost