Lombok Post
Selong

Setahun 30 Ribu Bule Naik Rinjani

PENDAKI: para pendaki gunung renjani yang melelui pintu pintu sembalun sedang mendirikan tanda. mulai 1 januari hingga 31 maret pendakian ke renjani di tutup karena cuaca buruk. TONI/LOMBOKPOST

SELONG – Jumlah turis asing yang datang ke Taman nasional Gunung Rinjani (TNGR) sepanjang A�tahun 2016 lalu meningkat. Dari data Balai TNGR, tercatat 30.874 orang pendaki dari 112 negara mendaki Rinjani.

a�?Jumlah ini meningkat sekitar tiga ribu lebih dari tahun sebelumnya. Negara asal para pendaki ini juga kini semakin bertambah,a�? kata Kepala Balai TNGR Rinjani, R Agus Budi Santoso kepada Lombok Post kemarin (6/1).

Tahun sebelumnya, pendaki asing ke Rinjani berjumlah 27.188 orang. Mereka berasal dari 63 negara. Kini, keberadaan Rinjani semakin populer di kalangan wisatawan. Itu terbukti bukan hanya dari jumlah pendaki yang meningkat melainkan bertambahnya negara asal para pendaki hingga dua kali lipat.

a�?Yang paling banyak itu pendaki asal Malaysia mencapai sekitar 6.000 lebih. Baru diikuti pendaki asal Jerman, Prancis, Inggris dan Amerika,a�? jelasnya.

Beberapa pendaki asal negara baru yang sebelumnya belum tercatat di tahun 2015 di antaranya, Mesir, Islandia, Yunani, Rusia, Korea, Kroasia serta beberapa negara lainnya.

Saat ini Agus menjelaskan pendakian Rinjani sedang ditutup sejak 1 Januari lalu. Mengingat cuaca yang sudah memasuki musim hujan. Sehingga berdasarkan surat edaran dari pusat, Rinjani ditutup sementara waktu.

a�?Kondisi cuaca di Pulau Lombok khususnya di wilayah Lombok Tengah, Lombok Utara dan Lombok Timur (Lotim) berpotensi curah hujan sedang hingga tinggi. Angin juga kencang, sehingga pendakian ditutup hingga 31 Maret mendatang,a�? jelasnya.

Penutupan jalur pendakian untuk sementara waktu juga diharapkan bisa mengembalikan ekosistem jalur pendakian. a�?Itu kami sudah sosialisasi kepada masyarakat. Mulai di lokasi bandara, pelabuhan, kantor Balai TNGR, melalui media sosial hingga yang lainnya,a�? cetusnya.

Terpisah, Kepala Balai TNGR Resor Sembalun Zainudin juga mengakui kalau beberapa hari terakhir curah hujan di area pendakian jalur Sembalun cukup tinggi. Selain itu, angin yang berhembus kencang membuat para petugas menutup pendakian. a�?Curah hujan biasanya memang cukup tinggi akhir-akhir ini. Biasanya April nanti cuaca normal kembali. Baru kita bisa mulai buka jalur pendakian di Sembalun,a�? ujarnya belum lama ini. (ton/r2)A�

 

Berita Lainnya

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost