Lombok Post
Kriminal

Uang Kerahamin Lahan ITDC Segera Cair

Kapolda NTB BRIGJEN POL UMAR SEPTONO. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Uang kerahiman tahap I untuk pembayaran lahan sengketa di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, segera direalisasikan. Rencananya, pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan lebih dulu membayar sekitar 46 hektare dari total 109 hektare.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, verifikasi tahap I telah tuntas dilakukan. Hasilnya sementara ini berada di tangan Gubernur NTB M Zainul Majdi. Rencananya, nama-nama yang akan diberikan uang kerahiman akan dipublikasi ke masyarakat.

Tujuan publikasi ini untuk melihat respons masyarakat. Jika ada masalah, maka pihak yang berkeberatan bisa mengajukan protes kepada ITDC maupun tim mediasi.

a�?Waktunya tujuh hari. Kalau selama itu tidak ada masalah, maka akan langsung diselesaikan (dibayar, Red) ITDC,a�? kata Umar, kemarin (6/1).

Umar mengatakan, jika pembayaran tahap I bisa direalisasikan ITDC, akan berdampak luas. Bisa melunakkan pihak-pihak yang masih bertahan dengan tidak menerima uang kerahiman.

a�?Bisa jadi mereka yang masih berkukuh akan melunak dan mau menerima,a�? harap dia.

Karena itu, Umar berharap selama publikasi pembayaran nanti, tidak menemui masalah. Termasuk adanya komplain mengenai kepemilikan ganda dalam satu lahan yang sama. Jika terjadi itu, maka tim mediasi meminta pihak yang berkonflik untuk rembug lebih dulu.

a�?Yang penting hanya satu nama. Kalau ada saling klaim, silahkan diselesaikan sendiri,a�? tegas dia.

Lebih lanjut, kepolisian bersama TNI berusaha keras menyelesaikan persoalan lahan di KEK Mandalika. Sebab, Kapolda sejauh ini melihat upaya yang dilakukan pemerintah daerah maupun ITDC selalu menemui jalan buntu.

Karena itu, dia bersama Danrem, yang berperan sebagai orang netral berusaha menjadi mediator. Agar mega proyek pariwisata ini bisa terwujud.

a�?Kami menjembatani saja, saya dengan Pak Danrem (Kolonel Inf Farid Makruf, Red) mencari titik temu antara ITDC dan masyarakat,a�? bebernya.

Selain itu, banyaknya tokoh masyarakat hingga staf pemda yang mempunyai lahan di lokasi terkait, sedikit membuat kesulitan tim mediasi. Meski demikian, Kapolda optimis masalah itu bisa segera tuntas.

a�?Bisa (selesai, Red) karena tujuannya satu, demi kepentingan NTB. Kita semua maju demi NTB,a�? tegasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost

Absen Kerja, Sukatra Ditemukan Tak Bernyawa

Redaksi LombokPost

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost