Lombok Post
Praya

Jadi Staf Biasa Tapi Tetap Pakai Mobil Dinas

PELANTIKAN PEJABAT: Sejumlah pejabat Pemkab Lombok Tengah saat mengikuti pelantikan dipendopo bupati, beberapa hari lalu. dedi/Lombok Post

Para pejabat tersebut kini tak bisa masuk ruang kerja yang dulu mereka tempati. Kini mereka bukan lagi seorang kepala dinas.Mutasi yang dilakukan Bupati Loteng beberapa waktu lalu membuat meraka hanya sebagai staf biasa di instansi yang dulu mereka pimpin.

***

Terhitung sejak 30 Desember lalu, hingga sekarang, tidak ada lagi kadis dan kepala badan di lingkup Pemkab Loteng. Mereka turun kelas menjadi staf biasa, layaknya pegawai rendahan, tidak boleh memerintah, apalagi mengeluarkan kebijakan dan keputusan menyangkut program kerja dan anggaran.

A�Mereka kini dibawah kendali pejabat pelaksana tugas (Plt), yang dulunya anak buah mereka masing-masing. Plt ini adalah para sekretaris dinas. Beberapa minggu kedepan, para sekretarislah yang menentukan kebijakan penganggaran dinas. Salah satunya, urusan gaji dan tunjangan.

A�Pantauan Lombok Post, beberapa ruang kerja mantan kadis terlihat kosong, mereka seperti malu mau masuk ruangan yang dulu mereka tempati. Mereka terlihat agak sungkan karena kini berstatus staf biasa.

Begitu pula, para sekretaris yang kini menjabat pelaksana tugas. Nampaknya mereka ikut-ikutan sungkan untuk menduduki kursi bekas pimpinan mereka. Alhasil, ruangan sejumlah mantan kadis pun, dibiarkan kosong begitu saja.

Kendati demikian, mereka tetap masuk kerja, namun lagi-lagi bukan menjadi kadis. Melainkan staf biasa. Hanya saja, sang mantan kadis tersebut seperti bingung mau mengerjakan apa.

A�Bisa dikatakan mereka sudah dinonjobkan oleh Bupati. Namun, jika beruntung meinggu ketiga bulan ini mereka berpeluang kembali menjabat jika dianggap layak kembali memimpin.

Namun meski tak menjabat lagi, sejumlah mantan kadis tetap menggunakan mobil dinas. Alasannya, para Plt kadis lagi-lagi sungkan menggunakan mobil bosnya tersebut. Mereka rata-rata menggunakan mobil dinas seperti biasanya. Begitu pula ruang kerja, tetap diruang sebelumnya sebagai sekretaris dinas dan badan.

a�?Kami memang menjadi staf biasa, tapi terhitung Senin (hari ini), kami semua berkantor di sekretariat Pemkab, tidak lagi di dinas atau badan,a�? ujar mantan Kepala Dinas Hutbun Pan Rahayu Samsor.

A�Ia menekankan, tidak ada kaitannya mantan kadis dengan Plt kadis, karena garis koordinasi perintah jabatan ada ditangan bupati dan Sekda.

A�a�?Sejak pengukuhan dan pelatikan pejabat, ruang kadis kami kosong. Saya pun malu menempatinya,a�? cetus Plt Kadis Sosnakertrans Loteng Baiq Sri Hastuti Handayani, sembari tersenyum.(Dedi Shopan Shopian a�� Praya/Bersambung/r2)

Berita Lainnya

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost