Sumbawa

Penyaring Diserang Tikus

SUMBAWA – Para petani di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara resah akibat serangan hama tikus. Jagung yang mereka tanami dan mulai tumbuh rusak akibat ulah tikus yang bersembunyi di dalam tanah ladang mereka.

Salah seorang pengurus kelompok tani wilayah penyaring Zulbakriadi mengatakan, hama tikus ini mulai menyerang sejak bulan Desember lalu. Tikus menyerang 200 hektare ladang yang dikerjakan warga saat pertama kali ditanami. Akibat diserang hama, sekitar 30 persen tanaman jagung milik petani rusak.

”Misalnya hari ini kita tanam, besoknya itu sudah rusak,” ujarnya kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.(8/1)

Dia menjelaskan, hama tikus menggali benih tanaman jagung milik petani. Setelah itu, biji jagung yang sudah ditanam dimakan oleh tikus. Secara pribadi, dia sudah pernah melaporkan kejadian ini ke petugas penyuluh pertanian. Namun hingga saat ini belum ada kabar mengenai tindak lanjut laporannya.

Selain itu, dia juga sudah resmi melapor ke Dinas Pertanian Sumbawa. Namun, dia hanya diberikan semacam obat pembasmi hama sebanyak sembilan dos. Itupun tidak cukup untuk satu orang petani. Sebab, di lokasi ladang jagung tersebut terdapat banyak sekali lubang tikus.

”Untuk satu orang saja obat pembasmi hama ini tidak cukup,” katanya.

Dia berharap Dinas Pertanian Sumbawa bisa turun lapangan untuk melakukan pemantauan. Selain itu, dia juga meminta solusi terkait persoalan ini dari Dinas Pertanian. Karena dikhawatirkan, jika hama ini lama dibasmi, akan membuat petani di Penyaring gagal panen.

a�?Hama ini akan menyerang tanaman yang sudah berbuah juga nanti,a��a�� katanya. (run/r4)

Related posts

Kapolda NTB Apresiasi Program Pemda KSB

Redaksi Lombok post

Pemda Klaim Aman

Redaksi Lombok post

Didukung Mayoritas Parpol, Lawan Segala Fitnah

Iklan Lombok Post