Lombok Post
Sumbawa

Lagi, Tim Opgab Temukan Kayu Illegal Logging

KAYU JARAHAN : Kayu yang berhasil diamankan tim gabungan di wilayah hutan Kanar, Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa. RANDY/RADAR SUMBAWA

SUMBAWA – Aksi illegal logging di Kabupaten Sumbawa tidak pernah habis. Hampir di semua kecamatan yang memiliki kawasan hutan atau berbatasan dengan kawasan hutan ditemukan kayu hasil illegal logging. Kayu itu ditemukan saat diangkut, ditemukan di dalam kampung, maupun di dalam hutan saat operasi tim gabungan pemberantasan illegal logging.

Setelah operasi tim pembera di kawasan Moyo Hilir dan Moyo Hulu tim gabungan pemberantasan illegal loging kembali bergerak. Kali ini, tim melakukan operasi di wilayah Kanar, Kecamatan Labuhan Badas. Di kawasan hutan wilayah tersebut, tim menemukan dua kubik kayu yang sudah diolah.

Kabag Ops Polres Sumbawa Kompol Yusuf Tauziri mengatakan, operasi gabungan aparat KPH Batu Lanteh, polisi dan TNI ini dilaksanakan pada Kamis (5/1)pekan lalu. Dalam operasi tersebut, tim menemukan dua kubik kayu di dalam kawasan hutan. Kayu yang sudah diolah dengan berbagai ukuran ini merupakan jenis kayu mahoni.

”Untuk pemiliknya saat ini masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (7/1).

Kepala KPH Batu Lanteh Julmansyah sudah datang dan berkoordinasi terkait kayu temuan tersebut. Dia menyampaikan ada saksi yang mengetahui orang yang diduga sebagai pemilik kayu tersebut. Karena itu, tindak lanjutnya tim akan melakukan penyelidikan. Orang yang diduga sebagai pemilik kayu ini juga akan dipanggil guna dimintai keterangan.

Terkait kayu yang diamankan, saat ini masih berstatus kayu temuan. Setelah terduga pemilik kayu dimintai keterangan, pihak kepolisian akan melakukan pengecekan. Apakah yang bersangkutan ini memiliki bukti kepemilikan atas lahan dimana kayu itu ditebang. Apakah yang bersangkutan juga yang menyimpan kayu tersebut di lokasi itu, juga akan ditanyakan.

Untuk proses penyelidikan ini, KPH Batu Lanteh sudah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sumbawa. Sebelum prosesnya masuk ke dalam tahap penyidikan, harus dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. (run/r4)

Berita Lainnya

Jembatan Brang Punik Kembali Putus

Redaksi LombokPost

Pemerintah KSB Bangun Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Redaksi LombokPost

Dua Jembatan Limpas Bakal Ditingkatkan

Redaksi LombokPost

Kemendes PDTT Gelar Festival Paranata Adat

Redaksi LombokPost

Dikes Sumbawa Tangani Dua Pasien HIV

Redaksi LombokPost

Penyimpangan Tender Gudang Garam Makin Terkuak

Redaksi LombokPost

PPK Dilatih Teknis Pemungutan Suara

Redaksi LombokPost

Sumbawa Usulkan Penambahan P3K

Redaksi LombokPost

Listrik Padam Akibat Ujicoba Mesin PLTMG

Redaksi LombokPost