Lombok Post
Giri Menang

Baznas Lobar Gelar Pelatihan UPZ dan BMT

PELATIHAN: Ketua Baznas Lobar TGH Mukhlis Ibrahim (tiga dari kanan) saat membuka kegiatan pelatihan bagi pengurus UPZ dan BMT di kantor Baznas Lobar, kemarin (9/1). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Barat menggelar pelatihan bagi Unit Pengelola Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan kemarin. Untuk tahap pertama ini, yang dilatih adalah tenaga UPZ Kecamatan Kediri dan Gerung.

Di dua kecamatan ini, Baznas secara khusus menekankan pentingnya pendirian lembaga keuangan yang benar-benar membantu masyarakat dari kesulitan ekonomi. Sebab selama ini, banyak masyarakat yang justru dicekik oleh rentenir lewat sistem bunga dalam jumlah yang besar.

“Jadi pelatihan ini untuk menguatkan sistem keuangan kita. Kita ingin di dua kecamatan ini, dan di seluruh kecamatan, berdiri lembaga keuangan dan ekonomi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Nanti Baznas yang memberikan support,a�? ungkap Ketua Baznas Lombok Barat TGH Mukhlis Ibrahim kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Untuk tahap pertama, kegiatan pelatihan diikuti 14 peserta terdiri dari utusan BMT (Baitul Maal Wattamwil) atau pengurus UPZ Kecamatan Kediri dan Gerung. Pembicara diantaranya pejabat Dinas Koperasi Lombok Barat dan pengurus Baznas Provinsi NTB H Awaludin.

Sekadar diketahui, Baznas Lombok Barat membentuk BMT yakni semacam lembaga perbankan berbasis syariah untuk membantu warga mengakses modal dengan mudah. Untuk tahap pertama ini Baznas Lombok Barat menginisiasi pembentukan tiga BMT masing-masing di Gerung, Kediri dan Gunung Sari. Kecamatan-kecamatan lain akan menyusul.

Total dana yang berhasil dikumpulkan Baznas Lombok Barat per tahun mencapai miliaran rupiah. Saat ini sumber dana utama adalah infaq Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lombok Barat yang jumlahnya lebih dari 8 ribu orang. Infaq masing-masing PNS tergantung golongan mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu yang dipotong melalui bendahara gaji setiap bulan.

Baznas sendiri terus berusaha mengumpulkan peluang zakat dari sektor lain seperti pertanian, pertambangan,A� perkebunaan, zakat perusahaan dan lain-lain.A� Berdasarkan pemetaan yang ada, potensi zakat Lombok Barat per tahun mencapai Rp 200 miliar. (zen/r5)

Berita Lainnya

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost