Lombok Post
Metropolis

Dilantik, Lalu tanpa Kabar!

SAH: Suasana pengukuhan Tim Saber Pungli yang dilakukan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, akhir tahun lalu. Dok Lombok Post

MATARAM – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Mataram sudah terbentuk sejak akhir tahun lalu. Sayangnya hingga kini belum tampak ada aksi yang dilakukan tim yang disebut-sebut bakal memberi dampak besar terhadap perang melawan pungutan liar dan perbaikan sistem birokrasi.

“Kita segera adakan pertemuan,a�? kata Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Mataram HL Martawang, kemarin.

Kepada Lombok Post ia tak menampik tim saber pungli belum bekerja maksimal. Namun menurutnya hal itu karena kendala teknis pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berujung mutasi.

Kini, setelah seluruh OPD rampung dan hampir seluruh SKPD sudah memiliki struktur kelembagaan yang lengkap, tim Saber Pungli lanjutnya segera bekerja. “Lebih teknisnya, kita siapkan koordinasi,a�? ujarnya.

Tim Saber Pungli menurut Martawang bakal tetap berjalan sesuai target kelembagaan itu dibentuk. Kendati hingga kini belum terlihat pergerakannya, untuk jangka panjang ia meyakini tim tersebut bakal banyak membantu dan memberi perbaikan. a�?Saya meyakini demikian,a�? jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan pembentukan tim tersebut merupakan penjabaran komitmennya untuk menciptakan good and clean government. Dia tak ingin ada aparat pemerintahan yang menghalalkan segala cara untuk kepentingan pribadi.

Pungli, lanjut Ahyar, jelas merusak. Merugikan masyarakat karena pelaku lebih mementingkan kepentingan pribadi dan segelintir golongan yang membayar lebih.

Tak hanya itu, praktik pungli juga dianggap mengganggu iklim investasi dan pelayanan termasuk upaya pemberantasan korupsi. a�?Sekarang saya benar-benar serius, meskipun dari dulu selalu serius,a�? katanya.

Saat pelantikan tim terdahulu, Ahyar berpesan agar tim bersungguh-sungguh bekerja. Tak segan menindak aparatur sipil negara yang melanggar aturan.

Pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah harus ditingkatkan. “Penindakan dan sosialisai harus digencarkan di saat bersamaan,a�? tukasnya. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost