Lombok Post
Metropolis

OPD Baru Belum Bisa “Berlari”

BERANTAKAN: Sekda NTB H Rosiady Sayuti (paling depan) meninjau kantor baru Dinas Perindustrian NTB, kemarin (9/1). SIRTU/LOMBOK POST

MATARAM – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru yang dibentuk Pemprov NTB belum bisa berlari mengejar target-target pembangunan. Hingga minggu ke dua, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masih disibukkan dengan urusan penataan kantor yang masih berantakan. Selain itu, pengaturan staf-staf juga menjadi persoalan yang membuat kepala dinas pusing.

Hal ini terlihat saat Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H Rosiady Sayuti meninjau beberapa SKPD baru, kemarin (9/1). Seperti di kantor Dinas Perindustrian, tumpukan kardus masih terlihat, meja-meja dan ruang kerja belum tertata rapi. Bahkan kepala dinas bersama jajarannya sibuk bersih-bersih ruangan. Sebab barang-barang eks badan kordinasi penyuluh (Bakorluh) NTB banyak tertinggal, mebel juga harus diatur ulang.

Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB juga tidak jauh beda. Gedung bekas kantor Badan Lingkungan Hidup yang ditempati saat ini masih kosong. Meja dan kursi ditumpuk di depan pintu. Kepala Dispora NTB Hj Husnanidiaty Nurdin langsung meminta kepada sekda agar fasilitas di kantornya segera dilengkapi. Selain itu, Sekda Rosiady juga meninjau kantor Dinas Perumahan dan Permukiman yang menempati eks Dinas Perkebunan.

Sekda NTB H Rosiady Sayuti mengatakan, dari hasil pemantauannya semua sudah mulai berbenah, yang penting ruangan sudah cukup untuk para pejabat. Tinggal staf pendukung yang masih perlu tambahan ruangan. Untuk mebel menurutnya, A�bekas SKPD lama masih cukup layak digunakan. Karenanya ia meminta kepada SKPD baru menyampaikan semua kebutuhan yang masih kurang. Baik itu peralatan, fasilitas penunjang termasuk gedung sebagai tambahan ruangan. a�?Kita konsolidasikan untuk direncakana di perubahan (APBD) ini,a�? kata Rosiady.

Sejak pelantikan sampai kemarin, rata-rata SKPD masih melakukan penataan, kecuali Badan Kepagawaian Daerah (BKD) yang bidang teknisnya masih tetap di kantor lama. Hanya staf kesekretariatan saja yang pindah ke kantor baru, sehingga kegiatan BKD tidak ada yang terhambat. a�?Proses berjalan lancar,a�? katanya.

Terkait penempatan staf menurutnya sudah jelas di dalam SK yang diberikan dalam pelantikan, nama-nama staf pegawai dengan posisinya sudah dicantumkan dalam SK yang ditandatangani gubernur atau sekda. Tinggal ruang kerjanya yang belum kondusif sehingga mereka belum bisa bekerja. a�?Saya tanya teman-teman ini dalam dua tiga hari ini sudah selesai,a�? ujarnya. (ili/r7)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post