Lombok Post
Giri Menang

Pak, Prioritaskan yang Benar-Benar Rusak!

BERLUBANG: Kendaraan bermotor melintasi jalan rusak di samping pasar Narmada, Kecamatan Narmada, kemarin (9/1). Rusaknya jalan tersebut akibat sering tergenang air dan dilalui mobil besar. ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Ruas jalan di Lombok Barat mulai banyak yang mengalami kerusakan. Kerusakan ini hampir bisa dijumpai di semua ruas jalan, terutama jalan di pedesaan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lobar yang membidangi masalah infrastruktur H Mustafa bahkan dengan lantang mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lobar tidak fokus dalam penanganan jalan rusak. Menurutnya, selama ini Dinas PU Lobar hanya memperioritaskan perbaikan pada jalan-jalan yang masih layak digunakan oleh masyarakat.

“Dari ujung utara sampai selatan, jalan desa-desa masih parah,” kritiknya, kemarin (9/1).

Bahkan saking kesalnya, ia menyayangkan Dinas PU yang tak kunjung memperbaiki jalan di di kampungnya di Desa Kedaro, Kecamatan Sekotong. Kata Mustafa, jalan tersebut sudah sering diusulkan namun nyatanya hingga sekarang belum juga tersentuh perbaikan.

“Sudah capek disampaikan ke Dinas PU. Tapi belum juga ada tindakan sampai sekarang,” keluhnya.

Sebab itu, ia menilai kebijakan Dinas PU yang memprioritaskan hasil Musrembang belum berpihak ke masyarakat. Karena masih banyak jalan-jalan yang seharusnya menjadi prioritas malah diabaikan.

Diakui politisi PKB ini, pembahasan terkait persoalan jalan rusak sudah beberapa kali dilakukan di lembaga dewan. Hanya saja, pihak TPAD kurang merespon masukan dari para anggota dewan.

“Ini malah jalan yang sudah dihotmik yang terus dipoles dan diperbaiki. Sementara jalan rusak di daerah terpencil seperti Sekotong, Narmada, Gunungsari dan beberapa kecamatan justru belum tersentuh,” kritiknya.

Tak berhenti sampai di situ, hasil Musrenbang desa yang sudah dilakukan pun ternyata tak semuanya diakomodir. Seperti di Sekotong misalnya, hasil Musrenbang begini, realisasinya justru lain.

“Ini karena pemda tidak mau turun langsung. Seharusnya itu dilakukan, sehingga apa yang keluar dari Musrenbangdes itu bisa disingkronkan dengan hasil lapangan pemda,” sarannya lagi.

Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Lobar, Mustafa mengaku sudah keliling ke beberapa kecamatan guna memantau kondisi jalan desa. Hasilnya, kerusakan jalan hampir terjadi secara merata. Tidak hanya di Sekotong. Bahkan, di kampung Bupati Lobar pun masih ada jalan yang rusak. (zen/r5)

Berita Lainnya

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost